PKL di Barru, mahasiswa Polbangtan Gowa dapat pencerahan tentang mina padi

Mahasiswa PKL Polbangtan Gowa di Kabupaten Barru.

Sektor perikanan dan pertanian di Indonesia terus berkembang dengan mencoba berbagai metode untuk memperoleh hasil yang maksimal. Salah satu inovasi yang cukup menarik dari kedua sektor ini adalah “Mina Padi”, bentuk integrasi antara pertanian dan perikanan yang dikembangkan dalam satu lahan saja.

Mina padi (mina = “ikan” dan padi) adalah suatu bentuk usaha tani gabungan (combined farming) yang memanfaatkan genangan air sawah yang tengah ditanami padi sebagai kolam untuk budidaya yang memaksimalkan hasil tanah sawah. Mina padi dengan demikian meningkatkan efisiensi lahan karena satu lahan menjadi sarana untuk budidaya dua komoditas pertanian sekaligus.

Mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa, peserta PKL I Kabupaten Barru berkunjung ke lokasi kegiatan riset mina padi air payau padi-udang windu (pandu). (18/06).

Pada kunjungan tersebut mahasiswa didampingi oleh penyuluh pertanian, penyuluh perikanan, peneliti padi-udang windu dan peneliti keteknikan perikanan.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa menerima penjelasan dari penanggung jawab kegiatan riset dilanjutkan dengan menanam padi bersama dengan penyuluh dan petani. Mina pandu merupakan riset pertama yang dilakukan di Indonesia sejak 2018 dan berhasil telah melakukan 2 kali panen. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Lawallu, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru.

Kegiatan ini bertujuan menghidupkan kembali lahan yang tidur yang mengandung garam tinggi, meningkatkan pendapatan petani dan nelayan, inovasi baru pertama di indonesia ternyata dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, ungkap Dr. Sahabuddin, S.Pi., MP selaku penanggung jawab riset mina padi air payau padi-udang windu.

Pengenalan oleh penanggung jawab riset dilanjutkan penjelasan mengenai mina pandu dan ikut serta dalam penanaman padi varietas inpari 34/35 dengan sistem jajar legowo dan diakhiri dengan sesi foto bersama.

Sebagai mahasiswa sangat tertarik dengan inovasi baru tersebut dimana sebelumnya padi tidak bisa tumbuh pada air asin tetapi inovasi baru tersebut bisa menumbuhkan padi sekaligus menghasilkan udang windu. Andini mahasiswa Polbangtan Gowa berharap kegiatan tersebut bisa di terapkan di daerah-daerah lain yang mempunyai lahan pinggiran laut mengingat daerah indonesia memliki banyak lahan pinggiran pantai ( mengandung garam atau tanah salinitas). (AND/MUZ).

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Kampus

Akreditasi Program Studi PG-PAUD UIM Meningkat

Terkini.id, Makassar - Universitas Islam Makassar (UIM) patut berbangga, salah satu program studi yang dibinanya kembali memperoleh akreditasi B.Program Studi jenjang Strata 1 Pendidikan