Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menuturkan belum memutuskan memperketat pemeriksaan kesehatan di batas kota.
Kendati ada tren peningkatan kasus Covid-19 namun hal itu masih terkendali. Sebab itu, syarat swab antigen dan menunjukkan kartu vaksin bagi masyarakat yang akan masuk dan keluar kota belum diberlakukan.
“Belum (diputuskan), itu kalau penyebaran tidak terkendali pasti kita tutup. Tetapi kalau tidak ji, tetap seperti ini,” kata Danny Pomanto, Kamis, 15 Juli 2021.
Saat ini, kata Danny, langkah yang akan diambil pemerintah kota adalah membentuk satgas untuk menekan penularan pandemi Covid-19, yakni Satgas Pemburu Masker.
“Kita akan buat satgas yang khusus mengawasi masker saja,” ujar Danny.
- Hadapi Banjir hingga Cuaca Ekstrem, Makassar Perkuat Kesiapsiagaan Bencana
- Munafri-Aliyah: Digitalisasi Pemkot Makassar Harus Berdampak Nyata, Bukan Sekadar Seremoni
- 151 UMKM Ramaikan Dekra Ekspo 2026, Wali Kota Munafri: Makassar Perkuat Posisi sebagai Pusat Ekonomi Kreatif
- Aliyah Mustika Sambut Menkes di Makassar, Perkuat Layanan Kesehatan bagi OYPMK
- 108 Warga Makassar Terima Ijazah Kesetaraan, Satgas Kebersihan hingga Cleaning Service Ikut Lulus
Ia mengatakan pihaknya akan melakukan sweeping masker di seluruh jalan di Kota Makassar.
Tugas Satgas tersebut akan memburu warga yang tak menggunakan masker.
Danny berujar Pemerintah Kota Makassar rutin menganalisis jumlah kasus Covid-19 tiap Senin. Bila jumlah kasus terus mengalami peningkatan dan tak terkendali, pihaknya akan mempertimbangkan memperketat akses batas kota.
“Kalau tidak mengalami peningkatan signifikan tidakji,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
