Terkini.id, Makassar – Promotor Makassar Bike (MB Fest) Festival, Ical, mengklaim kegiatan tersebut merupakan kegiatan pertama dan terbesar di Indonesia Timur. Ia menilai antusias peserta sangat tinggi.
“Capaiannya membangun budaya milenial dalam bersepeda, mengurangi polusi dan kemacetan,” kata dia di Benteng Rotterdam, Makassar, Minggu, 15 Maret 2020.
Dia mengaku menghadirkan 20 Komunitas Sepeda yang ada di Sulsel, yakni dari Wajo, Sengkang, Palopo, Bulukumba, Bantaeng, Parepare, Sidrap, dan Barru.
“Ini pertama dan terbesar event yang pernah diadakan,” kata dia.
Dia mengatakan kegiatan ini juga mengadakan pameran sepeda mulai dari sepeda tua hingga sepeda masa kini. Selain itu, juga ada pertunjuķan sepeda dengan memperagakan skil bersepeda.

“Bukan hanya untuk Goes tapi untuk mempertemukan semua komunitas sepeda untuk memamerkan sepeda,” tuturnya.
Ical menyebut, terlepas dari jenis dan merek sepeda. Begitupun dengan varian harga sepeda semua berkumpul di Benteng Rotterdam. Dia menyebut MB Fest merupakan paket lengkap untuk kegiatan sepeda.
“Kegiatan ini untuk semua komunitas dan jenis sepeda. Kita meng-general-kan semua jenis sepeda, tak ada pemetakan,” ungkapnya.

Terget pengunjung, kata Ical, telah melampaui terget dan di luar dari ekspektasi. Pasalnya, dari target 800 peserta meningkat menjadi kurang lebih 1.500 peserta pecinta sepeda meramaikan MB Fest.
“Semakin ke sini, perkembangan dan minat masyarakat semakin luar biasa,” ungkapnya.
Dia pun berharap, kegiatan MB Fest dapat terlaksana kembali di tahun depan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
