“Makassar memiliki struktur ekonomi yang heterogen. Ketika satu sektor mengalami perlambatan, sektor lain tetap bergerak sehingga stabilitas pertumbuhan ekonomi dapat terjaga,” katanya.
Munafri juga menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia sebagai fondasi utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Menurutnya, peningkatan kualitas SDM harus berjalan seiring dengan masuknya investasi agar masyarakat lokal dapat memperoleh manfaat langsung dari perkembangan ekonomi daerah.
Di sisi lain, Pemerintah Kota Makassar terus berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui kepastian regulasi, transparansi birokrasi, serta menjaga stabilitas dan keamanan wilayah.
“Investor tidak hanya mencari keuntungan, tetapi juga membutuhkan kepastian regulasi, birokrasi yang transparan, dan kondisi daerah yang aman. Hal-hal inilah yang terus kami jaga di Kota Makassar,” ungkapnya.
- Tallasa City Dipastikan Aman dan Kondusif Usai Insiden Kebakaran Lahan Kosong
- Polbangtan Gowa dan Yonif TP 920/Lasalaga Kolaborasi Bentuk Karakter 325 Camaba di MABIDAMA 2026
- Kesalahan Prosedur SK Bupati Gowa, Pembebastugasan Pejabat Tidak Dimulai dengan Pemeriksaan
- Stok BBM Bone Dipastikan Aman, Pertamina Patra Niaga Sulawesi Tambah Alokasi 10-15 Persen
- Setelah Yordania, Film Solata Diputar di Festival Film Cekoslowakia
Data realisasi investasi menunjukkan tren yang menggembirakan. Pada triwulan pertama 2026, investasi yang masuk ke Kota Makassar mencapai Rp1,23 triliun atau sekitar 22,81 persen dari total investasi yang terealisasi di Sulawesi Selatan.
Capaian tersebut, kata Munafri, menjadi indikator kuat tingginya kepercayaan pelaku usaha terhadap stabilitas ekonomi dan prospek bisnis di Kota Makassar.
Meski demikian, Pemkot Makassar tidak hanya berorientasi pada peningkatan angka investasi.
Pemerintah kota juga memastikan setiap investasi yang masuk mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja, pemberdayaan ekonomi lokal, dan penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Target kami bukan hanya meningkatkan nilai investasi, tetapi memastikan investasi tersebut menghadirkan multiplier effect bagi masyarakat. Pertumbuhan ekonomi harus dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga Kota Makassar,” tutup Munafri.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
