Terkini, Pangkep — Perusahaan Semen di Kabupaten Pangkep, PT Semen Tonasa sukses menghelat perayaan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 di Auditorium Kantor Pusat perusahaan, Desa Biringere, Kecamatan Bungoro, Jumat 31 Oktober 2025.
Di tengah suasana yang meriah, Semen Tonasa membangun kolaborasi dengan tujuh pemerintah daerah untuk pengelolaan sampah menjadi energi atau RDF (Refused Derived Fuel).
Selain itu, Semen Tonasa juga meluncurkan ‘Timur 1 Semen’ sebuah program Unggulan Semen Tonasa untuk Wilayah Timur Indonesia.
Dengan mengusung tema “Transformation for Sustainable Development” atau Transformasi untuk Keberlanjutan Pembangunan, momen ini menjadi simbol kuat perjalanan panjang Semen Tonasa dalam berinovasi menuju industri hijau dan masa depan yang berkelanjutan.
Tujuh pemerintah daerah yang melakukan teken kerja sama RDF, antara lain pemerintah Kabupaten Sinjai, Kabupaten Bone, Bulukumba, Barru, Parepare , Maros dan Sidrap.
- Kalla Institute dan Google Perkuat Kompetensi AI dan Smart Technology
- Sompo Indonesia Catat Kinerja Keuangan Kuat pada 2025, Tegaskan Komitmen Perlindungan Nasabah
- Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1425 Jeneponto Mengangkat Derita Keluarga Sederhana, Membangun Rumah dan Harapan
- Resmikan dan Uji Coba JIAT, Bupati Sidrap Dorong Program Tiga Kali Tanam dalam Setahun
- Tujuh Tahun Penantian, Impian di Usia Senja, Sali Binti Bando Catat Sejarah JCH Tertua Jeneponto
Sejumlah pejabat hadir, di antaranya Wakil Bupati Pangkep Abd Rahman Assegaf, Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, Sekda Maros Andi Davied Syamsuddin, Sekda Sidrap Andi Rahmat Saleh, Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Kota Parepare Adi Hidayah Saputra, Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin, Wakil Bupati Sinjai Andi Mahyanto Mazda, dan Perwakilan Pemerintah Bulukumba.
Direktur Utama PT Semen Tonasa, Anis, mengungkapkan, teken kerja pemerintah dengan Semen Tonasa selaku offtaker program RDF tersebut, merupakan komitmen bersama untuk pembangunan berkelanjutan dan pengurangan emisi karbon.
Semen Tonasa melalui Direktur Utama, juga melakukan penandatangnaan kerja sama dengan PT Sulsel Andalan Energi (Perseroda Sulsel), yang diwakili Direktur Utama Rendra Darwis.
Acara dimeriahkan dengan pertunjukan budaya, termasuk alunan irama dari Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Universitas Hasanuddin.
Terkait program inovatif Refuse-Derived Fuel (RDF), Semen Tonasa sejauh ini telah berhasil mengolah sekitar 150 ton sampah plastik per bulan dari 11 desa di tiga kecamatan — Bungoro, Labakkang, dan Tondong Tallasa — menjadi bahan bakar alternatif pengganti batu bara.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
