Terkini.id, Magelang – Sungguh malang nasib bocah bernama Aisyah. Bocah 7 tahun yang berasal dari Bejen, Kabupaten Temanggung ini ditemukan sudah tidak bernyawa.
Jasad Aisyah ditemukan oleh kakek dan budhenya di rumah orangtuanya pada hari ini Selasa, 18 Mei 2021.
Penemuan itu berawal dari kecurigaan kakek dan tante Aisyah karena sudah 4 bulan sakit namun setelah itu cucu dan keponakannya tersebut tidak lagi berkunjung ke rumah mereka.
Namun, sayang ketika tante dan kakeknya berkunjung ke rumah Aisyah, mereka malah menemukan tubuh Aisyah sudah tidak bernyawa. Tubuhnya hampir berbentuk kerangka seperti mummy.

Kapolres Temanggung AKBP Benny Setyowadi segera memeriksa kedua orang tua korban dan juga melakukan autopsi kepada jenazah korban.
“Kami melakukan pemeriksaan terhadap ibu dan bapak dari anak tersebut, juga kedua tetangganya,” ujar Benny dilansir dari Popmama.com pada Selasa, 18 Mei 2021.
Menurut penyelidikan awal, Aisyah diduga dibunuh oleh kedua tetangganya Haryono (56 tahun) dan Budiono (43 tahun) yang diduga berprofesi sebagai seorang dukun.
Dilansir dari akun twitter @akuratco, bocah malang itu diduga telah kerasukan genderuwo dan perilakunya menjadi kasar.
Hal itu membuat kedua tetangganya itu membunuh Aisyah dengan menenggelamkannya ke dalam bak hingga meninggal.
Setelah itu mereka menyuruh orang tua Aisyah untuk membaringkan tubuh Aisyah di tempat tidur karena percaya suatu saat dia akan bangun kembali.
Kasus yang menghebohkan ini juga membuat netizen menjadi geram. Mereka memberikan komentar mereka mengenai kasus Aisyah tersebut.
“Ga mungkin motifnya hanya karena nakal, masa sih sudah tau anaknya meninggal malah dibiarkan. Itu orangtuanya kemungkinan tersesat dengan ritual pesugihan dengan tumbal anaknya,” ujar akun twitter @WoodieMoodi.
Selain itu terbunuhnya Aisyah karena diduga kerasukan genderuwo juga membuat netizen merasa geram.
“Kerdil amat ya cara berfikir orangtuanya, pakai alasan dirasuki genderuwo itu nggak make sense,” tulis akun twitter @scoorpioking.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
