Terkini.id, Adonara – Indonesia dikenal memiliki beragam kuliner nusantara yang memiliki cita rasa yang kuat.
Hampir setiap daerah yang ada di Indonesia memiliki ciri khas makanan tradisional yang unik dan berbeda. Salah satunya makanan tradisional Lamaholot.
Lamaholot adalah salah satu suku bangsa yang berdiam di dalam wilayah Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia.
Suku Lamaholot mendiami sebagian besar wilayah kabupaten tersebut, yang meliputi bagian timur Pulau Flores, Pulau Adonara, Pulau Lembata, Pulau Solor, dan Pulau Alor. Dikutip dari laman Wikipedia.
Organ Lamahot bilang manuk beikut/manuk tapo sewut adalah makanan khas yang memiliki sejuta cita rasa lidah orang Lamaholot.
- Hari Jadi Bone ke-696, Wakil Gubernur Sulsel Tekankan Kolaborasi dan Infrastruktur Prioritas
- Camat Ujung Pandang Hadiri Rakerda TP PKK Makassar, Dorong Penguatan Peran Keluarga
- Astra Motor Ambon Naik Level, Gedung Baru Hadirkan Layanan Lebih Cepat dan Nyaman
- DPD PDI Perjuangan Sulsel Gelar Fit and Proper Test 100 Calon Ketua PAC di Makassar
- Ketua TP PKK Jeneponto, Hj Salmawati Apresiasi Peresmian SPPG Kodim 1425
“Manuk” berarti ayam “tapo” adalah kelapa sedangkan beikut atau sewut adalah racikan campuran bumbu khas dengan ayam bakar yang sudah dipotong kecil-kecil dengan kelapa yang sudah di parut.
Cara memasak makan khas satu ini juga tidak memerlukan peralatan yang ribet. Yang pasti kita membutuhkan seekor ayam kampung yang sudah dibakar matang lalu menyiapkan bumbu seperti : kelapa yang sudah diparut, bawang merah, garam, daun kemangi, daun sereh, dan jeruk nipis. Biasanya ditambah dengan beberapa biji cabe rawit sesuai selera untuk mempercepat lidah orang Lamaholot.
Makan khas satu ini juga jarang sekali didapat ditempat hajatan atau bersifat resmi. Makanan ini biasa ditempat terbuka atau wisata disaat lagi santai-santai.
Cara makan dan posisi duduk terbaik versi orang Lamaholot juga berbeda dengan yang lain. Bersilah di tanah seadanya dan tidak membutuhkan piring dan sendok. Hanya membutuhkan alas makanan menggunakan daun pisang.
Makanan yang cocok untuk menemani “Manuk beikut/manuk tapo sewut” adalah ubi rebus, jagung titi, pisang bakar atau rebus, dan biasanya anak muda jadikan tambo untuk minum tuak putih/arak yang disadap dari pohon lontar atau kelapa.
Dengan adanya citarasa makanan khas satu ini, selalu membuat rindu orang-orang kampung di tanah rantau.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
