Markis Kido Meninggal Saat Bermain Bulutangkis, Begini Kronologinya

Markis Kido Meninggal Saat Bermain Bulutangkis, Begini Kronologinya

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

“Hari ini keluarga besar Bulutangkis Indonesia sangat berduka dengan berpulangnya Markis Kido, pahlawan Bulutangkis yang telah berulang kali mengharumkan nama Merah-Putih di panggung Bulutangkis dunia,” ucap Ketua Umum PBSI, Agung Firman Sampurna.

Menurut Agung, .eninggalnya Kido merupakan sebuah kehilangan besar bagi dunia Bulutangkis Indonesia yang tengah menghadapi Olimpiade Tokyo. Untuk keluarga yang ditinggalkan, semoga diberi ketabahan.

“Markis Kido layak disebut legenda Bulutangkis dengan segala prestasi yang ia sudah torehkan untuk Indonesia. Oleh karenanya, PBSI berharap suri tauladan pria kelahiran 11 Agustus 1984 itu menjadi inspirasi para penerusnya,”bebernya.

“Dengan prestasi besar seperti juara dunia 2007 di Kuala Lumpur, medali emas Olimpiade 2008 Beijing, dan emas Asian Games 2010 Guangzhou bersama Hendra Setiawan, nama Kido begitu harum di pentas dunia,”sambungnya. 

“Kami keluarga besar bulutangkis Indonesia dan PBSI ikut berduka cita dan merasa kehilangan besar dengan berpulangnya Markis Kido,” tuturnya lagi.

Baca Juga

“Semoga suri teladan, semangat juang, prestasi besar, dan etos kerja yang telah ditunjukkan Markis Kido selama ini, bisa menginspirasi para pemain-pemain Bulutangkis Indonesia untuk mengikuti jejak almarhum,” pesannya.

Kido meninggalkan seorang istri, Richasari Pawestri dan dua orang putri.

Jenazah malam ini akan langsung disemayamkan di rumah duka Jalan Gemak B149, RT.003/RW.009, Jaka Setia, Kec. Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Pemakaman sendiri masih menunggu kedatangan sang istri dari Solo. (suaracom).

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.