Masa Tahanan Sisa 6 Bulan, Ilham Arif Sirajuddin Pindah ke Makassar

Mantan Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin / DOK. MT

Terkini.id, Makassar – Mantan Wali Kota Makassar Ilham Arif Sirajuddin (IAS), akan menghirup udara bebas paling tidak awal Juli mendatang.

Dengan begitu, Ilham paling tidak akan menjalani proses hukum hingga sekitar 6 bulan ke depan.

Nah, sebelum bebas, IAS akan dipindahkan dari Lapas Sukamiskin, Jawa Barat ke Lapas Klas 1 Makassar.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Lapas Klas 1 Makassar Budi Sarwono, sebagaimana dilansir dari jawapos.com.

Menurut Budi, pihaknya telah menerima surat pemindahan dari Lapas Sukamiskin.

Akan tetapi, dia tidak mengungkapkan secara detail, kapan dan bulan berapa IAS dipindahkan.

“Kami telah mendapatkan tembusan surat permohonan pemindahan dari Sukamiskin,” terang Budi Sarwono.

IAS tidak begitu saja pindah ke Lapas Klas 1 Makassar. Proses pemindahan harus melalui persetujuan Ditjen PAS Kementrian Hukum dan HAM RI.

“Harus ada persetujuan dari pusat, dulu baru bisa dipindahkan,” kata dia.

Seperti diketahui, IAS sebelumnya divonis 4 tahun penjara dan denda Rp150 juta oleh Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta dalam kasus dugaan korupsi pelaksanaan kerja sama rehabilitasi dan transfer kelola air di PDAM Makassar.

Jaksa kemudian mengajukan banding dan oleh Pengadilan Tinggi DKI vonis menjadi 6 tahun.

IAS kemudian mengajukan banding ke MA dan masa hukumannya kembali menjadi 4 tahun.

IAS ditahan oleh KPK sejak 10 Juli 2015 lalu. Dengan demikian, ia sisa menjalani masa kurungan kurang lebih dua tahun.

Komentar

Rekomendasi

Lewat Program Setara Digital, MDV Kembangkan Industri Kreatif di Kalangan Disabilitas

6 Startup MDV Wakili Makassar di Kompetisi Nasional Digital Valley

Hamzah Ahmad Ceritakan Pengalamannya Selama Menjabat Dirut PDAM Makassar, Dililit Utang Rp450 Miliar

Pilwali 2020, 2.297 Petugas Bawaslu Makassar Terjamin BPJamsostek

Gelar Rapat Koordinasi, Panitia HBH Ikatek Unhas Matangkan Persiapan EMU 2020

Sudah Diberlakukan 5 Tahun, Perda KTR Masih Butuh Sosialisasi, Ini Alasannya

Bawaslu Makassar Limpahkan Dugaan Pelanggaran None ke KASN

Soal Calon Pendamping, Deng Ical Tunggu Hasil Survei Bulan Januari

Ini Penyebab Calon Direksi Perumda Air Minum Kota Makassar Tidak Lulus Berkas

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar