Terkini.id, Jakarta – Tayangan Dialog Mata Najwa menjadi sorotan netizen karena memilih mengundang tokoh kontroversial Rocky Gerung bicara soal polemik haji.
Nyinyiran netizen terkait dialog yang membahas pembatalan haji tersebut masih ramai di media sosial, meskipun dialog itu berlangsung beberapa hari lalu, Rabu 9 Juni 2021.
Sejumlah netizen di media sosial, menganggap tayangan Mata Najwa sudah turun kelas lantaran mengundang Rocky Gerung yang tidak punya kapasitas menganalisa terkait masalah haji.
“Dulu Mata Najwa Sangat2 Bermutu.. sekarang kualitas nya Ha Ha Ha..demi tetap masuk tv..apapun di jadikan bahan ..sprti ini..sdh jadi kualitas org2an sawah.yg mati rasa..,” tulis Vonny Hana Purba.
“ROCKY GERUNG
- Diskusi Situasi Global di UNM, Pembicara Soroti Penurunan Kualitas Demokrasi Indonesia
- Rocky Gerung Saran ke Anies Untuk Tak Maju Dalam Pilgub Jakarta
- Rocky Gerung Beri Tanggapan, Usai Tim PDIP Cabut Laporannya
- Rocky Gerung Akui Sudah Jadi Tersangka
- Kasus Penyebaran Berita Bohong Rocky Gerung Naik Penyidikan
DIA BUKAN MUSLIM, SUDAH PASTI TIDAK DAFTAR HAJI.
APALAGI DIA BUKAN EKONOM.
TAPI MENJADI NARASUMBER DANA HAJI, INI YANG NGUNDANG KAYAKNYA LAGI STRESS.
Ibarat anak PAUD mengajari anak dewasa naik sepeda motor,” tulis netizen, Irwan2yah.
Dalam tayangan Mata Najwa tersebut, Rocky Gerung mengaitkan nama Habib Rizieq dengan pembatalan ibadah haji.
Rocky Gerung mengungkapkan, konteks kritikannya soal haji dipicu adanya surat teguran dari Dutabesar Kerajaan Arab Saudi kepada Ketua DPR RI, Puan Maharani.
Surat itu membantah apa yang diucapkan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco sebelumnya mengenai informasi ada 11 negara yang memperoleh kuota haji, kecuali Indonesia.
Rocky Gerung lantas memaknai surat dari duta besar sebagai teguran diplomatik karena langsung menuju Ketua DPR RI, bukan melalui Departemen Luar Negeri.
Dia mengaku jelas-jelas mengkritik dan mengalanisis ucapan Dasco.
Rocky Gerung juga menjelaskan soal penyebutan nama Habib Rizieq Shihab.Dia menduga posisi Habib Rizieq saat ini turut menjadi alasan Arab Saudi belum memberi kuota haji untuk Indonesia.
Rocky mengatakan, penyebutan HRS semata-mata berdasarkan analisisnya.
Dia mengaku menganalisisnya berdasarkan diplomasi.
“Habib Rizieq saya pakai sebagai alat analisis. Saya kan biasa menganalisa politik internasional,” jelas Rocky Gerung.
Yandri pun lantas merespons penjelasan Rocky Gerung.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
