<p>Terkini.id, Jakarta -Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny Gerard Plate mengatakan bahwa tidak boleh ada ruang dan tempat bagi penista agama apa pun di Indonesia.
Johnny Gerard Plate menegaskan itu saat menjawab pertanyaan salah satu anggota Komisi I DPR dalam rapat pembahasan rencana kerja dan anggaran Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).
“Tidak boleh ada ruang dan tempat untuk penista agama apa pun di Indonesia, oleh siapa pun,” katanya pada Rabu, 22 September 2021, dilansir dari JPNN.
Johnny menyatakan, sudah ada 150 konten buatan pelaku penistaan agama yang ditindak dari total 211 yang diajukan.
“Semua kami tindak, tetapi tidak bisa serta-merta karena beberapa masih dalam tahap penelitian,” ungkapnya.
- Soal Dewan Media Sosial, Menkominfo: Usulan UNESCO untuk Child Online Protection
- Tangani Konten Judi Online, Menkominfo Peringatkan ISP Lakukan Sinkronisasi Otomatis
- Layani Jurnalis Peliput KTT ke-43 ASEAN, Kominfo Sediakan Media Center
- Menkominfo, Budi Arie Buka Suara Terkait Peluang Jadi Ketum PSI Gantikan Giring
- Kejagung Jadwalkan Akan Periksa Menkominfo Johnny G Plate Hari Ini
Politisi Partai Nasional Demokrat itu menuturkan bahw dalam menghapus konten, Kemenkominfo berkoordinasi dengan penyelenggara platform digital.
Oleh sebab itu, katanya, konten tidak bisa langsung dihapus begitu saja karena seringkali platform media sosial harus berkonsultasi dengan penasihat di Indonesia sebelum mengambil keputusan.
“Kami imbau kepada penasihat atau konsultan platform digital yang berada di Indonesia untuk mengambil langkah cepat dalam memberikan rekomendasi kepada platform sehingga penurunan konten bisa lebih cepat,” ujarnya.
Johnny menilai literasi digital menjadi sangat penting supaya masyarakat sadar memanfaatkan ruang digital sesuai dengan nilai yang berlaku.
“Patroli siber dan pemutusan akses terus dilakukan untuk konten (yang menghina) SARA, termasuk di dalamnya penistaan agama,” ungkapnya.
Sejak Agustus 2018 hingga 21 September 2021, Kemenkominfo memutus akses 2.624.750 konten negatif.
Perinciannya, yakni 1.536.346 berasal dari situs dan 1.088.404 dari media sosial.
Berdasarkan temuan Kemenkominfo, terdapat 188 konten bermuatan SARA di situs internet.
Adapun konten terbanyak yang diblokir Kemenkominfo berupa pornografi yaitu 1.096.395 konten.
Selanjutnya, yaitu konten perjudian sebanyak 413.954 yang berasal dari website.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
