Terkini.id, Jakarta – Netizen kembali mengungkit soal video seorang laki-laki yang mengadakan sayembara membunuh Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok dengan hadiah Rp1 miliar.
Seperti dipantau oleh Terkini.id, nama Ahok menjadi trending topic di Twitter pada Rabu, 16 Juni 2021.
Rupanya, netizen sedang ramai membicarakan Ahok karena kebijakannya yang akan menghapuskan fasilitas kartu kredit bagi pejabat Pertamina.
Banyak netizen memuji langkah Ahok yang dinilai akan bermanfaat untuk menghemat keuangan negara itu.
Menariknya, ada pula netizen yang tiba-tiba mengungkit kembali video lama ‘Pak Haji’ yang mengatakan bahwa ia akan memberi uang Rp1 miliar bagi yang bisa membunuh Ahok.
- Ahok Tanggapi PDIP Usung Anies di Pilgub DKI Jakarta
- Termasuk Ahok, 6 Petinggi Kementerian BUMN Mendadak Dipanggil Menteri Erick Thohir
- PDIP Tanggapi Hasil Survei Cagub DKI Jakarta yang Sebut Ahok Top Of Mind
- Ahok Sindir Orang Pintar Bicara: Syukur Tuhan Izinkan Mereka Kerja
- Sering Disalahkan Jika BBM Naik, Ahok Angkat Bicara
Video berdurasi 39 detik itu diunggah oleh pemilik akun Twitter @KakekHalal yang kemudian dikomentari dan dibagikan oleh banyak netizen lain.
“Masih ingat Pak Haji yang pernah bikin sayembara 1 Milyar bagi siapa saja yg bisa bunuh Ahok? Ternyata bermoral bejat sebagai Bandar Narkoba,” katanya.
Video yang ia unggah menampakkan seorang laki-laki berkaca mata, berpakaian putih, berpeci putih, dan bersorban hijau.
Ia terlihat memegang toa di tengah beberapa orang di sekelilingnya, termasuk dua orang berseragam polisi.
“Gua kasih satu miliar untuk bunuh Ahok,” katanya yang kemudian disambut teriakan takbir dari beberapa orang.
Laki-laki itu mengulang ucapannya itu berkali-kali dan juga selalu disambut teriakan ‘Allahuakbar’.
“Ada satu miliar di tangan gua. Gua kasih (buat) siapa yang bisa motong Ahok (sambil memperagakan menggorok leher dengan jarinya),” ujarnya.
Laki-laki itu juga sempat mengatakan bahwa di depannya ada Komandan Brimob.
“Serahin palanya (Ahok) sini! Ini di depan Komandan Brimo,” ucapnya.
Ditelusuri Terkini.id, laki-laki itu ternyata telah pernah dilaporkan oleh Jaringan Advokasi Republik Indonesia (JARI) ke Kepolisian Daerah Metro Jaya pada Senin, 7 November 2016.
Ketua JARI, Krisna Murti mengatakan bahwa pernyataan laki-laki tersebut sudah termasuk dalam pelanggaran undang-undang.
Terlebih, orang tersebut melontarkan kalimat-kalimat yang mengajak membunuh Ahok di depan aparat kepolisian.
“Kami melaporkan seorang pria sekitar 60 tahun yang kita lihat dan kita dengar dari media, dia mengatakan ‘bawa kepala Ahok akan kami bayar satu miliar’,” kata Krisna pada Senin, 7 November 2021, dilansir dari Tempo.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
