Terkini.id, Jakarta – Nama anggota DPR RI, Fadli Zon, beberapa waktu ini sempat membuat heboh dengan dirinya yang mengusulkan agar Densus 88 dibubarkan terkait aksi terorisme.
Usulan Fadli Zon agar Densus 88 dibubarkan tersebut berawal dari dirinya yang menganggap bahwa kepolisian yang kerap kali mengaitkan aksi terorisme di Indonesia dengan isu Taliban.
Lebih lanjut Fadli Zon menegaskan bahwa tidak ada terorisme di Indonesia dan hal tersebut sengaja dibuat-buat atau difabrikasi.
Kalaupun terdapat aksis teror atau terorisme, Fadli Zon mengungkapkan bahwa telah ada BIN, BNPT, dan Polisi yang dapat menanganinya sehingga sudah lebih dari cukup.
Namun, usulan Fadli Zon agar Densus 88 dibubarkan serta perihal terorisme di Indonesia tersebut tentu saja menuai pro dan kontra dari berbagai kalangan.
- BKSAP DPR Serukan Dunia Usir Israel dari Wilayah Palestina
- DPR RI Suarakan Isu Palestina di Forum Internasional
- Israel Serang RS Indonesia di Gaza, Fadli Zon: Tanda Nyatakan Perang terhadap Indonesia
- BKSAP DPR Ingatkan Krisis Gaza di Forum Parlemen G20
- BKSAP Soroti Respon Barat Cenderung Berpihak ke Israel: Harusnya Bersikap Adil dan Netral
CEO Cyber Indonesia, Muannas Alaidid, turut menyoroti pernyataan Fadli Zon yang menganggap bahwa aksi teroris di Indonesia sesungguhnya tidak ada dan hanya dibuat-buat demi kepentingan tertentu.
“Jangan demi dapil dan upaya mendapatkan dukungan politik dr kelompok tertentu anda gadaikan kemanusiaan,” tulisnya dikutip dari akun Twitter @muannas_alaidid pada Jumat, 15 Oktober 2021.
Muannas Alaidid meminta agar Fadli Zon tidak menggadaikan kemanusiaan hanya demi dapil dan agar mendapatkan dukungan kelompok tertentu.
Ia juga mengingatkan politikus Partai Gerindra itu bahwa terdapat korban, pelaku, dan sejumlah bukti terorisme yang telah diuji.
“Bahwa ada pelaku, korban tak berdosa serta beragam bukti putusan pengadilan thd mrk atas tuduhan terorisme yg sdh diuji, mmg anda anggap sampah?” tambahnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
