Terkini.id, Jakarta – Rektor Universitas Ibnu Chaldun, Musni Umar meminta kepada seluruh masyarakat untuk berhenti memfitnah Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Dalam hal ini, Musni Umar mengatakan bahwa bahaya memfitnah sangat besar dan kejam.
Tambahnya, Rektor Universitas Ibnu Chaldun tersebut juga menjelaskan bahwa fitnah lebih kejam daripada pembunuhan.
Hal tersebut disampaikan Musni Umar melalui cuitan di akun Twitter pribadinya @musniumar pada Senin, 22 November 2021.
Lebih lanjut, Musni Umar menjelaskan bahwa dirinya meminta orang-orang untuk berhenti memfitnah Anies Baswedan, karena Anies bukan musuh masyarakat.
- Ahok Tanggapi PDIP Usung Anies di Pilgub DKI Jakarta
- Rocky Gerung Saran ke Anies Untuk Tak Maju Dalam Pilgub Jakarta
- KPU Resmi Umumkan Pemenang Pilpres 2024, Anies Baswedan: Kita Dukung Langkah Tim Hukum!
- Anies Baswedan Sebut Kabar Dirinya Maju di Pilgub Hanya Pengalihan Isu
- Cek Fakta: Benarkah Relawan Anies Baswedan Temukan Kotak Suara Tak Tersegel di Kota Makassar?
Selanjutnya, Musni Umar mengatakan bahwa musuh masyarakat semua adalah para koruptor, perampok, dan penjual negara serta ketidakadilan.
“Bahaya menfitnah sangat besar dan kejam. Fitnah lebih kejam dari pembunuhan,” kata Musni Umar, dikutip Terkini.id dari akun Twitter @musniumar pada Senin, 22 November 2021.
“Berhentilah fitnah Anies karena Anies bukan musuh kita. Musuh kita para koruptor, perampok dan penjual negara dan ketidakadilan,” sambungnya.
Dari kicauan Musni Umar tersebut, menuai banyak komentar dari Netizen di Twitter. Datang dari akun Twitter atas nama Nunung Maryana, Ia menjelaskan bahwa, sesuatu yang disebut fitnah itu jika tidak ada perbuatan yang mencurigakan dimata umum.
Kemudian, Ia mempertanyakan apabila banyak kejadian yang tidak seharusnya diketahui oleh mata umum, apakah masyarakat salah jika timbul kecurigaan dan meminta penjelasan kepada pemimpin.

“Fitnah itu jika tidak ada perbuatan yang mencurigakan dimata umum,” tulis akun Twitter @MaryanaNunung.
“Tapi kalau banyak kejadian yang tidak seharusnya malah diketahui umum, apakah salah jika timbul kecurigaan dan meminta penjelasannya?,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
