Minta Yaqut Dipecat, Novel PA 212: Menag dan Megawati Ingin Pecah Belah Bangsa

Terkini.id, Jakarta – Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin meminta Presiden Joko Widodo agar Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dipecat.

Novel mengatakan bahwa hal tersebut perlu dilakukan Jokowi usai polemik ucapan Yaqut yang menyebutkan selamat Hari Raya Naw-Ruz 178 EB kepada umat Baha’i.

Akibat dari ucapan Yaqut itu, Novel menilai bahwa Yaqut telah gagal menjadi Menteri Agama.

Baca Juga: Keras, Anwar Abbas Minta Kemenag Dibubarkan Saja: Mudaratnya Lebih Besar...

Menurut Novel, Yaqut telah gagal paham dengan keberadaan agama-agama di Indonesia.

Bahkan Novel mengatakan, sikap Yaqut cukup memalukan karena mengucapkan selamat hari raya kepada umat Baha’i.

Baca Juga: Kritik Keras Pernyataan Yaqut, Anwar Abbas: Saya Minta Kementerian Agama...

“Presiden wajib pecat menteri agama (Gus Yaqut) karena gagal paham dalam sejarah di Indonesia dan sangat memalukan sekali,” ujar Novel, dikutip terkini.id dari Hops, Senin 2 Agustus 2021.

Novel kemudian mengatakan bahwa hal ini bukan kali pertama Yaqut melakukan kesalahan.

Oleh karena itu, menurutnya, Yaqut tak pantas lagi menjadi Menteri Agama karena sering mengadu domba.

Baca Juga: Kritik Keras Pernyataan Yaqut, Anwar Abbas: Saya Minta Kementerian Agama...

“Selalu bikin gaduh dengan mengadu domba anak bangsa.” tuturnya.

Dalam keterangan yang ia berikan, Novel bahkan menyeret Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang dinilainya sama dengan Yaqut yakni pemecah belah bangsa.

“Ucapan yang telah dilakukan oleh menteri agama dan Megawati sudah satu paket ingin memecah belah bangsa dengan kegaduhan-kegaduhan yang dibuat,” ujar Novel.

Novel meminta agar Jokowi bisa bertindak tegas terhadap kesalahan-kesalahan yang dibuat oleh kabinetnya.

Jika tidak, kata Novel, Jokowi pantas untuk dimakzulkan sesuai konstitusi yang ada.

“Artinya kalau Jokowi tidak bisa memberikan sanksi tegas, maka Jokowi harus mundur sesuai konstitusi yang ada,” pungkasnya.

Yaqut Ucapkan Selamat Hari Raya kepada Umat Baha’i

Sebelumnya, video cuplikan Yaqut mengucapkan hari besar umat Baha’i menjadi viral di media sosial.

Setelah ditelusuri, video tersebut ternyata diunggah oleh kanal YouTube Baha’i Indonesia pada 26 Maret 2021.

Video tersebut menjadi viral mengingat karena publik mempertanyakan apakah Baha’i adalah keyakinan yang telah diakui oleh konstitusi atau bukan.

Adapun ucapan selamat hari raya yang diucapkan Yaqut yang menjadi kontroversial yakni mengajak komunitas Baha’i untuk memperkuat persatuan dan kesatuan.

“Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh. Salam sejahtera bagi kita semua. Kepada saudarakau masyarakat Baha’i di mana pun berada, saya mengucapkan selamat merayakan hari raya Naw-Ruz 178 EB,” ujar Gus Yaqut.

Bagikan