Terkini.id, Turki – Misi Medis Gawat Darurat Pemerintah Indonesia yang tergabung dalam Ina-EMT (Indonesian Emergency Medical Team) resmi berakhir pada Senin, 27 Februari 2023.
Pengakhiran ditandai dengan penandatanganan berita acara hibah Rumah Sakit Lapangan Indonesia di Hassa City, Hatay, dari Duta Besar RI untuk Turki, Lalu Muhamad Iqbal, atas nama Pemerintah dan rakyat Indonesia, hingga perwakilan Kementerian Kesehatan Turki, Arif Cetin.
Kementerian Kesehatan Turki kemudian akan mengambil alih pengelolaan rumah sakit lapangan tersebut. Pada kesempatan yang sama, Indonesia juga menyerahkan kembali 4 kontainer bantuan sembako instan dari Kemhan RI.
Acara penutupan misi kemanusiaan Ina-EMT dan penandatanganan hibah rumah sakit lapangan juga dihadiri oleh Gubernur Yozgat, Ziya Polat, perwakilan Kementerian Sosial dan Keluarga, Komandan Jandarma wilayah Hassa, para Bupati dan sejumlah anggota masyarakat.
Selain Ina-EMT, Misi Kemanusiaan Indonesia di Turki dimulai dua hari setelah gempa, saat Duta Besar RI untuk Turki, Lalu Muhamad Iqbal menyerahkan 1 kontainer makanan instan kepada Turk Kizilay, Gaziantep pada 8 Februari 2023.
Untuk memenuhi misi kemanusiaan seperti yang diminta oleh pemerintah Turki, Dubes RI untuk Turki membuka kantor di Adana untuk mengkoordinasikan misi kemanusiaan dan mengevakuasi WNI yang terkena dampak ke Ankara.
Rombongan pertama misi kemanusiaan Pemerintah Indonesia untuk penanganan pasca gempa di Turki tiba di Bandara Adana pada 12 Februari 2023. Misi tersebut dilakukan oleh 2 pesawat TNI AU yang tiba pada dua waktu berbeda.
Pendaratan pertama dilakukan pada pukul 10.05 Waktu Turki dengan B 737-400 membawa 47 personel Medium Urban SAR BASARNAS (MUSAR Inasar) dan peralatan ringan. Sementara itu, pendaratan kedua pukul 17.00 Waktu Turki dengan membawa Hercules C-130 membawa alat berat dan bantuan kemanusiaan dari Kementerian Pertahanan.
Segera setelah pendaratan pesawat pertama, seluruh personel INASAR langsung menuju ke wilayah operasional yang ditentukan AFAD (Badan Penanggulangan Bencana Turki), yaitu Antakya, Provinsi Hatay. Setibanya di Antakya Tim INASAR segera berkoordinasi dengan UN Office for Humanity di Antakya dan bergabung dalam upaya pencarian dan penyelamatan.
Bantuan Kemanusiaan Gelombang Kedua dari Pemerintah Indonesia, tiba di Bandara Sakirpasa, Adana, 13 Februari 2023, pukul 21.00 waktu setempat. Rombongan membawa Tim EMT (Emergency Medical Team) yang terdiri dari 110 personel, rumah sakit lapangan dan bantuan logistik kemanusiaan seberat hampir 40 ton. Rombongan diterima langsung oleh Koordinator Bantuan Kemanusiaan AFAD, Duta Besar Mehmet Gulluoglu.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
