Mulai dari Wiranto Hingga Susi, Berikut 19 Menteri yang Terpental dari Kabinet Jokowi

Jokowi
Deretan menteri di periode kedua Presiden Jokowi. (Foto: Tribunnews)

Terkini.id, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya mengumumkan secara resmi para menteri yang mengisi Kabinet Indonesia Maju, Rabu, 23 Oktober 2019.

Beberapa nama baru muncul dalam susunan kabinet menteri di periode kedua Jokowi. Namun, ada juga deretan nama yang kembali menjabat.

Selain nama-nama yang kembali dipercaya oleh Jokowi, beberapa nama menteri di periode pertama terpental dari kursi kementerian lantaran tak lagi mendapat kepercayaan di periode kedua Jokowi.

Berikut menteri-menteri periode pertama Jokowi yang tak lagi menduduki kursi di kementerian.

1. Menko Polhukam: Wiranto digantikan Mahfud MD

Baca juga:

2. Menteri Pertahanan: Ryamizard Ryacudu digantikan Prabowo Subianto.

3. Menteri Kelautan dan Perikanan: Susi Pudjiastuti digantikan Edhy Prabowo.

4. Menristek dan Kepala Badan Riset Inovasi Nasional: Muhammad Nasir digantikan Bambang Brodjonegoro.

5. Menpan RB: Syafruddin digantikan Tjahjo Kumolo.

6. Menteri Pertanian: Amran Sulaiman digantikan Syahrul Yasin Limpo.

7. Menko Perekonomian: Darmin Nasution digantikan Airlangga Hartarto.

8. Menteri Tenaga Kerja: Hanif Dhakiri digantikan Ida Fauziyah.

9. Menteri Desa PDTT: Eko Putro Sandjojo digantikan Abdul Halim Iskandar.

10. Menteri Kesehatan: Nila Djuwita Anfasa Moeloek digantikan dr Terawan.

11. Menteri ESDM: Ignasius Jonan digantikan Arifin Tasrif.

12. Menteri Perdagangan: Enggartiasto Lukita digantikan Agus Suparmanto.

13. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Arief Yahya digantikan Wishnutama.

14. Menkominfo: Rudiantara digantikan Johnny G Plate.

15. Menteri Koperasi dan UKM: Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga digantikan Teten Masduki.

16. Menteri PPPA: Yohana Yembise digantikan Gusti Ayu Bintang Darmavati.

17. Menteri Agama: Lukman Hakim Saifuddin digantikan Fachrul Razi.

18. Menteri BUMN: Soemarno Soewandi digantikan Erick Tohir.

19. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan: Muhadjir Effendy digantikan Nadiem Makarim.

Komentar

Rekomendasi

Hati-hati Parkir Kendaraan di Balai Kota Makassar, Sudah Ada Sanksinya

Andi Herry Iskandar Yakin Prof Yusran Bisa Lakukan Percepatan di Kota Makassar

Protokol New Normal Resmi Diterbitkan: Jarak Antar-karyawan Minimal 1 Meter

Kronologi Kepala Desa Dikeroyok Warganya karena Larang Salat Id Berjemaah

Kurva COVID-19 di Wilayah ini Landai, Berikut Kuncinya

Danny Pomanto: Kita Boleh Terlambat, Tapi Tidak Boleh Tertinggal Tangani Corona

Viral Pria Tua Diduga Gangguan Jiwa Dianiaya Dua Oknum Polisi

Hendak Antar Obat, Dua Petugas Medis Covid-19 di Papua Ditembak KKB

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar