Terkini.id, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) disarankan oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung agar tidak berkunjung ke Kediri, Jawa Timur.
Saran tersebut diungkapkan Pramono Anung lantaran di Kota Tahu tersebut terdapat mitos yang berkembang di tengah-tengah masyarakat Kediri bahwa wilayah itu dianggap angker bagi seorang Presiden RI.
Pasalnya, menurut masyarakat setempat sudah ada dua Presiden yang lengser setelah menginjakkan kakinya di Kediri, yakni Presiden Soekarno dan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).
Maka dari itu, Pramono Anung tak ingin Jokowi juga mengalami kejadian seperti yang dialami dua mantan presiden sebelumnya.
“Pak Kiai, terus terang saya termasuk yang menyarankan Bapak Presiden (Jokowi) tidak ke Kediri. Saya yang menyarankan,” kata Pramono Anung, seperti dilansir dari Suara, Sabtu, 15 Februari 2020.
- Viral, Seorang Wanita Cegat Mobil Presiden Jokowi di Bali
- Bahas Apa? Kapolri dan Panglima TNI Saat Dipanggil Oleh Presiden Joko Widodo Ke Istana
- BREAKING NEWS: Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia Akibat Infeksi Paru-Paru, Pramono Anung Turut Berbelasungkawa
- Isu Reshuffle Kabinet Menguat pada 15 Juni 2022, Begini Tanggapan Istana
- Hanya PDIP yang Punya 3 Presiden dan Sekjen yang Solid, Ungkap Hasto
Ia pun menceritakan keterkaitan mitos tersebut dengan lengsernya Gus Dur dari kursi Presiden RI.
“Karena saya juga masih ingat, ini mau percaya atau enggak, Gus Dur kundur (pulang) dari Lirboyo tidak begitu lama gonjang-ganjing di Jakarta (berujung pelengseran Gus Dur),” ujar Pramono.
Menurut politikus PDI Perjuangan ini, mitos itu hanya berlaku untuk Presiden, tetapi tidak bagi Wakil Presiden.
“Kalau Pak Wapres biasanya tidak apa-apa,” ujarnya.
Maka dari itu, ia tidak melarang dan mempersilahkan jika Wakil Presiden, KH Ma’ruf Amin, ingin berkunjung ke wilayah Kediri.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
