Terkini.id, Jakarta – Musyawarah Daerah X DPD I Partai Golkar Sulsel dinilai menjadi ajang Musda Konsolidatif.
Dinamika yang terjadi mulai dari proses penjaringan hingga jelang Musda yang mengerucutkan 4 nama bakal calon Ketua Golkar Sulsel menjadi ajang aktualisasi potensi kader-kader terbaik Golkar.
Penilaian ini diungkap Ketua Bappilu DPD II Partai Golkar Kota Parepare, Muh Yusuf MR, Kamis, 6 Agustus 2020.
“Ini adalah Musda konsolidatif. Ajang menyatukan seluruh elemen di Golkar. Dan menjadi ajang aktualisasi potensi para kader terbaik Partai Golkar,” ungkap Yusuf.
Di Musda ini, kata dia, seluruh kader yang dinilai berpotensi diberikan kesempatan untuk mengaktualisasi diri. Membuktikan diri sebagai kader terbaik dan dapat mengkonsolidasi serta mensolidkan partai.
- Kisah Helmi, Mewarisi Sang Ayah Berangkat ke Baitullah, Jadih CJH Termuda Jeneponto
- Promo "Crazy Red" Dalton Hotel Makassar, Staycation Nyaman dengan Harga Spesial
- Siapkan Kreator Pertanian Hebat, Polbangtan Kementan Gelar Workshop Digitalisasi Konten Pertanian Berbasis AI
- Kuburan Covid-19 di Gowa Akan Dialihfungsikan? Jenazah Mantan Wali Kota Ternate Mulai Direlokasi
- APINDO Gandeng Pemkab Barru Promosikan Investasi dan UMKM di Rakerkonas 2026
“Dengan konsolidasi semua bisa menerima hasil keputusan Musda dan bersama-sama mensolidkan partai,” tegas Yusuf.
Konstelasi jelang Musda yang akan berlangsung di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis 6 Agustus 2020 malam, dari 4 nama bakal calon mengerucut pada 3 nama kompetitor yakni Taufan Pawe (Wali Kota Parepare/Ketua Golkar Parepare), Supriansa (DPR RI/Fraksi Golkar), Hamka B Kady (DPR RI/Fraksi Golkar).
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
