Terkini, Jeneponto – Mustari, seorang mantan prajurit TNI yang dikenal akan dedikasi dan pengabdiannya kepada Bangsa, kini hidup dalam kondisi memprihatinkan di sebuah rumah yang tidak layak huni. Kisah hidup Mustari pun menarik perhatian Dandim 1425 Jeneponto, Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa, yang langsung turun tangan memberikan bantuan nyata.
Saat mendapat informasi mengenai kondisi Mustari, Dandim Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa tak tinggal diam. Dalam waktu singkat, pihak Kodim 1425 Jeneponto menginisiasi program bedah rumah sebagai bentuk kepedulian terhadap para veteran dan mantan prajurit yang berjasa bagi negara.

“Pak Mustari adalah bagian dari keluarga besar TNI. Tidak seharusnya beliau hidup dalam kondisi seperti ini. Ini adalah bentuk penghargaan dan kepedulian kami terhadap jasa-jasanya selama ini,” Kata Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa, Selasa, 5 Agustus 2025.
Tak sekadar memberi instruksi, Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa turun langsung memanggul sang purnawirawan ke tempat istirahat sementara sebelum rumahnya dibongkar untuk dibangun kembali menjadi hunian yang layak.
Momen penuh haru terjadi saat Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa bersama Danramil 05/Batang Lettu Inf Marzuki dan Danunit Intel Letda Cba Hasanuddin memapah dan memanggul Purnawirawan Mustari Baso yang kini sudah renta.

- Sinergi TNI dan Masyarakat Percepat Akses Vital Penghubung Desa di Jeneponto
- Bank Indonesia Gelar Kembali South Sulawesi Investment Challenge di 2026, untuk Penguatan Investasi Berkelanjutan
- Kalla Beton Suplai Precast U-Ditch untuk Paket Pembangunan Embung di IKN
- Minim Pengawasan, Tanah Kosong Rentan Diserobot, Simak Imbauan ATR/BPN
- Indosat Buka Rumah Haji & Umrah, Jamaah Lebih Tenang Jelang Keberangkatan ke Tanah Suci
Dalam sorotan mata para prajurit dan masyarakat sekitar, aksi itu bukan sekadar simbol bantuan, tapi wujud nyata penghormatan kepada pejuang yang pernah mengabdikan hidupnya untuk negeri ini.
Sertu Mustari Baso, mantan prajurit Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD), lahir tahun 1943 dan pensiun pada tahun 1992 dari Kodim 1411/Bulukumba.
Meski usia terus menua dan fisik melemah, semangat militernya tetap hidup dan kini, pengabdian itu dibalas dengan cinta dan kepedulian dari para generasi penerusnya.

Proses renovasi rumah Mustari melibatkan anggota TNI dari Kodim 1425 serta warga setempat yang turut bergotong-royong. Dalam kegiatan tersebut, Dandim juga menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dan nilai-nilai gotong royong dalam membantu sesama.
Mustari sendiri tidak dapat menyembunyikan rasa haru dan syukurnya. “Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Dandim dan seluruh pihak yang telah peduli kepada saya. Ini adalah hadiah yang sangat luar biasa,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Program ini menjadi bagian dari komitmen TNI AD dalam meningkatkan kesejahteraan para purnawirawan dan keluarga besar TNI yang membutuhkan, sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
