Terkini, Makassar – Bakal calon bupati Kabupaten Pangkep, Syahban Samana dipastikan bakal menghadapi Muhammad Yusran Lologau (MYL)-Abdul Rahman Assegaf Pada Pilkada Pangkep 2024.
Diketahui Syahban Samanna sudah dua periode menjadi wakil bupati berturut-turut. Periode pertama bersama Syamsuddin Hamid (2016-2021) dan mendampingi Muhammad Yusran Lologau sampai saat ini.
“Saya sudah berpengalaman menghadapi Rahman Assegaf inikan sudah pengalaman tentu ada strateginya walaupun dia sekarang berpasangan calon incumbent (MYL),” ujarnya, Senin 27 Mei 2024.
Dirinya menyebutkan sejak dia maju sebagai calon wakil bupati, sudah dua periode menghadapi Rahman Assegaf, 2015 ketua DPC PKB saat itu berpasangan dengan Rahman Assegaf-Kamrussamad namun masih dikalahkan pasangan Syamsuddin Hamid-Syahban.
Pilkada 2020, Rahman Assegaf kembali bertarung dengan menggandeng Muammar Muhayyang. Namun Rahman kembali gagal mengalahkan paket MYL- Syahban.
- Pelaku Passobis Alamatnya Mudah Ditemukan, Influencer Keamanan Siber Ini Ungkap Identitasnya
- Transformasi Teknologi Tuntas, Nasabah BSI Tembus Rekor 24,3 Juta
- MTQ VIII KORPRI di Makassar, Sejumlah Lokasi Parkir Disiapkan untuk Peserta dan Tamu
- Asmo Sulsel Bagikan Pesan Keselamatan: Jangan Biarkan Handphone Ganggu Fokus Berkendara
- Makin Kritis! Keluarga Besar, Parpol, Anggota DPRD hingga Sejumlah ASN Dikabarkan Tak Percaya Bupati Gowa
“Sekarang saya sudah menang 2-0 (atas Rahman Assegaf), jangan sampai sampai 3 kali,” bebernya.
Soal paket, sampai saat ini belum ada, tapi dia berupaya bagaimana pasangannya nanti saling pengertian dan bisa meraih suara signifikan, apalagi kata dia tidak menggunakan survei.
“Jadi kami maju ini berkat dorongan teman-teman, apalagi saya ini tidak bisa lagi menjadi 02. Jadi calon wakil bisa saling pengertian,” tuturnya.
Untuk komunikasi dengan Andi Ilham Zainuddin yang saat ini memegang surat tugas dari Partai Golkar dan mantan bupati Pangkep dua Periode, Syamsuddin Hamid jangan sampai bisa menggandeng kader partai berlambang pohon beringin rindang tersebut, Syahban menyebutkan sampai saat ini belum.
“Tapi kami berharap koalisi Indonesia maju permanen sampai ke daerah. Kalau itu terjadi pasti nantinya kami akan melakukan komunikasi. Tapi saya pun sudah prdiksi kalau dia (Golkar) bergabung dengan kita itu tidak gas full, karena biar bagaimana mereka bertalian darah (Syamsuddin Hamid dan MYL), jadi ada gerbong (partai) tapi tidak ada penumpang,” tuturnya.
Diketahui Syahban saat ini sudah menjadi kader Gerindra dan dia sudah sudah mendapatkan restu dari ketua DPC Gerindra Pangkep Kamrussamad. “Bahkan beliau mendorong jangan setengah-setengah (Maju), apalagi beliau tidak memiliki niat maju,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
