Terkini.id – Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan, Naoemi Octarina memaparkan peran Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam mendukung Ibu menyusui.
Hal itu disampaikan saat mengikuti Talkshow “Dukung Ibu Menyusui Tugas Kita Bersama” yang dilaksanakan dalam rangka Pekan Menyusui Dunia 2021 secara virtual, Jumat 6 Juli 2021.
Turut hadir sebagai narasumber diantaranya Sentra Laktasi Indonesia, dr. Utami Roesli, Unicef Indonesia, Sri Sukotjo, Persatuan Ahli Gizi Indonesia, Pritasari, AyahAsi, Wawan Sugianto.
Naoemi mengatakan, bahwa Tim Penggerak PKK memiliki hubungan kerja secara hirarki atau berjenjang. Mulai dari PKK Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota, PKK Kecamatan dan desa/kelurahan.
“Di Sulsel sendiri potensi pengurus TP-PKK yang pada hakekatnya merupakan fasilitator dan penggerak peran serta atau partisipasi masyarakat, jumlahnya sekitar 39.000 (jumlah Pengurus PKK mulai dari Kab/kota, kecdan desa/kel se sulsel),” kata Naoemi.
- Pemkab Jeneponto Perkuat Sinergi Dengan Pemprov Sulsel, Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan
- Gubernur Sulsel Buka MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 3, 270 Siswa Siap Wujudkan Mimpi
- Dipusatkan di Ruas Bua-Rantepao, Gubernur Sulsel Groundbreaking MYP Paket 6 untuk 20 Ruas Jalan
- Persenijar PGRI Sulsel Digelar di Sidrap, Gubernur: Saya Tidak Bisa Bikin Apa-Apa Kalau Bukan karena Guru
- Program MYP Dipuji DPRD Sulsel, Fraksi Nasdem: Gubernur Sulsel Layak Disebut Bapak Pembangunan
Sebanyak 3,047 desa/kelurahan di Sulsel, jadi jika setiap desa/kelurahan terdapat sekitar 30-35 kader PKK atau kader Dasawisma, maka terdapat lebih dari 100,000 kader PKK ataupun Fasawisma di Sulawesi Selatan.
Hadirnya PKK sebagai mitra pemerintah dalam menjalankan dan mensukseskan suatu program. Salah satunya pentingnya pemberian ASI bagi anak.
Adapun program khusus PKK Sulsel dalam mendukung pemberian ASI, diantaranya Kampanye 1000 HPK (hari pertama kehidupan), dimana didalamnya termasuk pemberian ASI eksklusif; pemanfaatan lahan pekarangan untuk menjamin ketersediaan sumber gizi Ibu menyusui; Kampanye IMD (Inisiasi Menyusui Dini) di posyandu-posyandu; dan TABULIN (Tabungan Ibu Bersalin) untuk mendukung kesiapan finansial bagi ibu setelah bersalin, agar dapat menunjang mendapatkan makanan bergizi untuk Ibu menyusui.
Menurutnya, ASI adalah makanan terbaik bagi bayi, dengan memberikan ASI para Ibu sudah memenuhi hak dasar anak. Namun tidak semua Ibu memiliki kesadaran dan pengetahuan yang cukup akan pentingnya ASI bagi anak mereka.
“Disinilah peran kami di PKK sebagai fasilitator dan penggerak masyarakat. Utamanya meningkatkan pengetahuan para kader PKK di desa, baik itu kader posyandu, kader BKB (Bina Keluarga Balita) dan Kader Dasawisma yang merupakan ujung tombak gerakan PKK yang berhadapan langsung dengan masyarakat di tingkat keluarga,” ungkapnya.
Kader PKK itulah, kata Naoemi, akan mendorong para Ibu untuk memberikan ASI eksklusif, memberikan pengetahuan tentang pentingnya ASI dengan segudang manfaat.
“Dengan pemberian ASI, ada banyak manfaat seperti meningkatkan kekebalan tubuh bayi dari berbagai penyakit, mencegah diare dan malnutrisi, kandungan ASI dengan nutrisi lengkap membuat bayi tumbuh sehat dan cerdas, dan memperkuat bonding antara Ibu dan bayi, mengurangi resiko kanker payudara pada Ibu, membantu memberi jarak pada kehamilan, menghemat biaya dan menjaga lingkungan,” sebutnya.
Istri dari Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman itu pun mengatakan, bahwa dibutuhkan dukungan dari ayah atau suami dalam mengurus anak.
Apalagi diketahui Ibu menyusui sering menghadapi masa-masa sulit selama menyusui, bahkan tidak sedikit Ibu yang mengalami syndrome baby blues.
“Inilah yang menjadi peran PKK, bagaimana memberdayakan potensi besar yang kami miliki untuk mengubah pola pikir masyarakat agar dapat mendukung pemberian ASI eksklusif bagi bayi hingga 6 bulan dan menyusui hingga usia 2 tahun,” terangnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
