NASA Sewa Imam Masjid dan Ahli Agama Demi Investigasi Alien, Beberapa Pakar Setuju Alien Itu Ada!

Terkini.id, Jakarta – NASA (National Aeronautics and Space Administration) yang merupakan sebuah jawatan sipil federal AS untuk penerbangan dan antariksa, kembali melakukan sebuah penilitian yang cukup menarik perhatian.

Penelitian tentang kehidupan di luar bumi atau investigasi alien ini melibatkan para ahli agama atau pakar teolog.

Demi kelangsungan penilitian tersebut, NASA sampai menyewa 24 teolog yang terdiri atas Imam Qari Asim dari Masjid Makkahdi Leeds, Uskup Buckingham Alan Wilson, dan Rabi Jonathan Romain dari Sinagog Maidenhead.

Baca Juga: Pemprov Sulsel Buka Audisi Imam Masjid dan Muadzin Masjid 99...

Mengutip dari, CNNIndonesia.com penelitian tersebut merupakan bagian dari program di Pusat Penyelidikan Teologis (CTI) di Universitas Princeton, New Jersey, Amerika Serikat.

Penelitian yang dikembangkan NASA ini dialkukan untuk menjawab pertanyaan tentang kehidupan makhluk di luar bumi, karena banyaknya perdebatan tentang kebenran akan hal itu.

Baca Juga: Viral Imam Masjid Mandikan Maling Kotak Amal di Kamar Jenazah,...

Salah seorang Pendeta dan teolog dari Universitas Cambridge bernama Andrew Davidson yang terlibat dalam penelitian ini memberikan masukan kepada NASA tentang hal yang bisa dilakukan jika manusia menemukan kehidupan alien.

“Tradisi agama akan menjadi fitur penting dalam bagaimana umat manusia akan bekerja melalui konfirmasi kehidupan seperti itu di tempat lain,” ungkap Davidson, dikutip dari CNNIndonesia.com, Jumat 31 Desember 2021.

Davidson juga mengatakan bahwa tradisi agama merupakan bagian dari tujuan NASA mendukung perkerjaan astrobiologi.

Baca Juga: Viral Imam Masjid Mandikan Maling Kotak Amal di Kamar Jenazah,...

Oleh karena itu, tahun depan Davidson akan menerbitkan buku berjudul Astrobiology dan Christian Doctrine, yang isinya mengungkapkan tentang keyakinannya bahwa manusia semakin dekat untuk menemukan kehidupan di lanet lain.

“Individu non-agam juga tampaknya melebih-lebihkan tantangan yang dihadapi orang-orang bergama. Hal itu akan dialami jika dihadapkan dengan bukti kehidupan asing,” tulis Davidson.

Pernyataan tersebut dibuat Davidson karena studi menunjukkan bahwa pemeluk agam Kristen di Amerika Serikat cenderung tidak percaya pada kehidupan di planet lain.

Namun Davidson bukanlah satu-satunya otang yang percaya akan keyakinan adanya kehidupan di planet lain tersebut.

Seorang astronom dan profesor fisika di Universitas Katolik, Dulia de Mello juga mengatakan bahwa beberapa mahasiswanya sering mengajukan pertanyaan teoritis tentang kehidupan di alam semesta.

“Jikata kita adalah produk penciptaan, mengapa kita tidak bisa memiliki kehidupan yang berecolusi di planet lain juga? Tidak ada yang mengatakan sebaliknya,” ungkap de Mello kepada The Washington Post.

Bahkan pada tahun 2008, kepala astronom Vatikan juga menyatakan keyakinannya akan kemungkinan adanya kehidupan yang lebih berkembang di luar angkasa sana.

Meski demikian, tidak semua ahli agama yang tergabung dalam penelitian tersebut sependapat akan adanya kehidupan di planet lain.

Salah satunya Albert Mohler, Presiden Seminari Teologi Baptis Selatan, yang menyatakan bahwa dirinya tidak percaya akan adanya sesuatu yang bernama alien.

Bagikan