Terkini.id, Sulsel – Seorang kepala desa di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel) harus berurusan dengan pihak berwajib lantaran nekat mencium mahasiswi yang tengah Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Kepala desa mesum bernama Abdul Karim tersebut saat ini telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak berwajib.
Mengutip suaracom – jaringan terkini.id, pelaku melakukan aksi tak senonoh tersebut saat mahasiswi berinisial AP itu hendak meminta tanda tangannya.
Namun, tiba-tiba pelaku langsung mencium pipi AP. Tak terima dengan perlakuan tersebut, korban kemudian melapor kepada Polres Wajo.
“Kadesnya sudah ditahan, sejak hari jumat lalu,” kata Kapolres Wajo AKBP Muhammad Islam Amirullah, Kamis 22 Oktober 2020 seperti dikutip dari suaracom.
- Siap-siap! Polresta Beri Sinyal Tetapkan Tersangka Baru Kasus Pungli Perizinan di Pemkab Gowa
- BOD Safety Walkdown Perkuat Budaya Keselamatan, PLN UID Sulselrabar Resmikan HSSE Control Center
- Mahasiswa KKN Unhas Dampingi 15 UMKM Miliki Identitas Digital melalui Google Maps di Desa Bontomanai
- Pemkab Bulukumba Dukung Aspirasi Pemanfaatan Lahan Eks HGU Lonsum untuk Kepentingan Masyarakat
- 10 Ribu Muslimah Ramaikan Salam Indonesia di Makassar, Wali Kota Soroti Pentingnya Ketahanan Keluarga dan Ekonomi
Islam mengatakan, pelaku melecehkan mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di Kota Makassar itu dengan cara mencium pipi korban sebanyak tiga kali.
“Iya (cium). Tiga kali pada saat yang sama,” jelasnya.
Saat ini, kepala desa mesum tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka lantaran terbukti melakukan tindak pidana pelecehan.
“Karena terbukti, sehingga menjadi tersangka dan ditahan,” kata dia.
Islam pun mengungkapkan bahwa antara pelaku dan korban tidak memiliki hubungan istimewa sama sekali.
“Tidak ada indikasi pacaran,” ujarnya.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat pasal 289 KUHP tentang pencabulan dengan ancaman hukuman penjara sembilan tahun dan pasal 294 KUHP tentang pencabulan dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
