Terkini.id, Jakarta – Ketua Satuan Tugas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Danis H Sumadilaga menjelaskan jika ibu kota baru (IKN) adalah kota masa depan atau kota bagi generasi muda masa kini.
“Sehingga diharapkan generasi muda secara inklusif dapat berkontribusi dan berpartisipasi untuk mengakomodasi inovasi pada tiga area yang diprioritaskan pertumbuhannya, dari sektor kesehatan, energi, dan ekonomi,” ujar Danis, dilansir dari CNN Indonesia, Selasa 26 April 2022.
Ia menjelaskan terdapat beberapa faktor yang membuat pemerintah memindahkan ibu kota ke Kalimantan Timur. Beberapa faktor tersebut, antara lain pemerataan populasi dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di luar Pulau Jawa.
“Kita bicara soal banjir, lalu lintas, dan penurunan tanah di Jakarta,” ungkap Danis.
Dengan memindahkan ibu kota, lanjut Danis, Pemerintah Indonesia berusaha mengembangkan ekosistem tiga kota.
- Kalla Beton Pasok Produk U-Ditch ke IKN untuk Perkuat Infrastruktur Drainase
- Wakil Walikota Makassar Aliyah Mustika Ilham Hadiri Forum Bersama Mendag RI di CID-8
- Suplai Barang ke IKN Jadi Pemicu Meningkatnya Kinerja Pelindo Regional 4
- Kontribusi Dalam Pembangunan Infrastruktur, Kalla Beton Ekspansi ke IKN
- Makassar Sokong IKN Lewat Makassar Investment Forum 2024
Berita terkait IKN yang disebut PUPR sebagai kota masa depan ini ramai direspon oleh banyak netizen di media sosial Twitter, salah satunya datang dari pengguna bernama @kulidata.
Dalam cuitannya, akun Twitter @kulidata mengatakan jika di tengah pembangunan IKN, harus juga memikirkan persoalan hutang.
“Ingat hutang bos” Tulis akun Twitter @kulidata.

Pengguna Twitter lain bernama @silent_rooftop turut memberikan pendapatnya, ia mengatakan jika proyek IKN ini adalah calon proyek yang mangkrak.
“Calon mangkrak!” Tulis akun Twitter @silent_rooftop.
Dilansir dari CNN Indonesia, IKN sengaja diarahkan sebagai katalisator bagi Kalimantan Timur dengan mendorong pembangunan ekonomi masa depan melalui kerja sama segitiga kota yakni Samarinda, Balikpapan, dan IKN.
Samarinda sebagai jantungnya yaitu pusat sejarah Kalimantan Timur dengan sektor energi yang diremajakan. Balikpapan sebagai otot, yakni hilir migas dan logistik Kalimantan Timur.
Lalu IKN sebagai pusat syaraf, inti pemerintah dan pusat inovasi hijau.
Visi IKN adalah menjadi kota yang paling berkelanjutan, menjadi simbol identitas nasional, dan menjadi pendorong ekonomi Indonesia di masa yang akan datang.
IKN juga dirancang sebagai pusat ibu kota dengan membentuk lingkungan yang dibangun dengan sistem kota pintar yang terintegrasi dan hidup selaras dengan alam.
“IKN bukan hanya kota pintar, tapi juga tempat modern yang memenuhi standar infrastruktur kelas dunia,” Tegas Danis.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
