Ngaku Lulusan S3 Vatikan, Kebohongan Ustadz Mualaf Ini Terbongkar

Ustadz Mualaf
Ustadz mualaf Chris Bangun Samudra. (Foto: Viva)

Terkini.id, Jakarta – Publik Tanah Air baru-baru ini dihebohkan dengan kabar terkait seorang ustadz mualaf, Chris Bangun Samudra, yang disebut berbohong soal pengakuannya sebagai alumni S3 di Vatikan.

Diketahui, Chris Bangun Samudra dikenal sebagai sosok ustadz yang kerap berceramah di berbagai wilayah di Indonesia.

Dalam pengakuannya, Chris Bangun Samudra mengaku mualaf dan mantan pastor. Bahkan, ia mengaku pernah kuliah hingga S3 di Vatikan.

Namun, netizen banyak yang menganggap Chris berbohong soal pengakuannya itu lantaran di Vatikan tidak ada satu pun universitas.

Menurut mereka, pengakuan Chris tersebut diumbarnya hanya untuk menarik minat jemaah agar datang mendengarkan ceramahnya.

Terbongkarnya kebohongan Chris Bangun Samudra bermula saat seorang pengguna akun bernama Romo Jost Kokoh memposting sebuah poster sosialisasi acara keagamaan yang diselenggarakan di salah satu masjid.

Romo Jost Kokoh mengungkapkan kesaksian bahwa Bangun Samudra diketahui cuma pernah bersekolah di SMA Katolik Seminari Garum di Kota Blitar, Jawa Timur. Dan itupun tidak pernah sampai tamat.

“Dia pernah di Seminari Garum-Blitar (SMA) dan hanya 1 tahun artinya tidak lulus!” ujar akun Romo Jost Kokoh, Jumat, 21 Februari 2020.

“Setelah mualaf, tahu-tahu muncul sebagai ustaz dan mengaku mantan pastor (pastor genius lulusan S3 Vatikan) Anehnya ribuan orang langsung percaya begitu saja,” sambungnya.

Selain Romo Just Kokoh, pengguna media sosial lainnya, Padre Marco SVD yang merupakan seorang pengamat perdamaian dunia asal Indonesia yang tinggal di Roma ikut mengungkapkan kecurigaannya terhadap pengakuan Chris Bangun.

Lewat cuitannya di Twitter, Padre menyampaikan bahwa dipastikan Vatikan tidak memiliki universitas untuk menerbitkan gelar S3 Vatikan.

Menurutnya, yang ada hanya Universitas-universitas Kepausan di Roma.

“Semua lulusannya tidak pernah disebut lulusan Vatikan. Tapi lulusan Roma,” cuit Padre Marco SVD.

Kendati demikian, Padre meminta pihak terkait untuk memberikan identitas asli Chris Bangun Samudra untuk dikonfirmasi dengan data yang ada di Roma.

“Kalau boleh diberi nama asli. Tahun studi dan nama universitasnya, biar ditelusuri langsung di sini kebenarannya,” ujarnya.

Komentar

Rekomendasi

Senam Pagi Cegah Covid-19

Gempa 5,8 SR Guncang Sulteng, Dirasakan di Mamuju Hingga Soroako

Dokter Sekaligus Komandan Penanganan Corona Jatim Ungkap Kelemahan Covid-19

Tanpa Gejala, Kepala Bandara Hasanuddin Makassar Positif Corona

Imbas Corona, Maskapai di Indonesia Terancam Bangkrut dan PHK Karyawannya

Beredar Video Satpam Terkapar di Pinggir Jalan, Ternyata Hipertensi Bukan Corona

Salut, Sejumlah Pemuda Beri Bantuan Uang untuk Tunawisma di Tengah Wabah Corona

Update Kasus Corona di Sulsel, 33 Positif, 4 Meninggal Dunia

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar