Nicho Silalahi Singgung Kebijakan Luhut: Tidak Menutup Kemungkinan ‘Berak dan Kencing’ di Toilet Umum Harus Menggunakan NIK dan PeduliLindungi

Nicho Silalahi Singgung Kebijakan Luhut: Tidak Menutup Kemungkinan ‘Berak dan Kencing’ di Toilet Umum Harus Menggunakan NIK dan PeduliLindungi

LA
R
Lilis Adilah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Aktivis dan pegiat media sosial, Nicho Silalahi menyinggung mengenai aturan baru yang akan diterapkan oleh Luhut Binsar Pandjaitan terkait pembelian minyak goreng curah.

Nicho Silalahi menyebut bahwa tidak menutup kemungkinan kalau menggunakan toilet umum harus menggunakan NIK dan PeduliLindungi juga.

Narasi singgungan Nicho Silalahi ini diposting melalui cuitannya di media sosial Twitter, sebagaimana dilihat pada, Sabtu 25 Juni 2022.

Dalam narasi singgungannya, aktivis itu menolak kebijakan yang akan diterapkan oleh Luhut untuk pembelian minyak goreng curah.

“Tidak menutup kemungkinan kalau Berak dan Kencing di Toilet umum harus menggunakan NIK dan PeduliLindungi, bukan begitu pak?”, tulis Nicho Silalahi.

Nicho Silalahi Singgung Kebijakan Luhut: Tidak Menutup Kemungkinan ‘Berak dan Kencing’ di Toilet Umum Harus Menggunakan NIK dan PeduliLindungi
Baca Juga

Sebelumnya, Menko Luhut menjamin bahwa setelah kebijakan ini diterapkan, semua akan mendapatkan minyak goreng curah dengan harga eceran tertinggi yakni, 14 ribu per liter atau Rp15.500 per kg di pengecer yang terdaftar resmi dalam program Simirah 2.0 dan juga melalui Pelaku Usaha Jasa Logistik dan Eceran (PUJLE) yakni Warung Pangan dan Gurih.

Sementara, masa sosialisasi yang dibutuhkan yakni dua minggu terhitung dari Senin 27 Juni 2022. Hal ini dilakukan untuk mengadaptasi aturan baru terkait kebijakan ini.

“Masa sosialisasi akan dimulai Senin (27/6) dan akan berlangsung selama dua minggu ke depan. Setelah masa sosialisasi selesai, masyarakat harus menggunakan aplikasi PeduliLindungi atau menunjukkan NIK, untuk bisa mendapatkan MGCR dengan harga eceran tertinggi (HET),” ujar Menko Luhut.

Luhut juga menyampaikan bahwa jika kebijkan itu telah diterapkan, maka akan juga dibatasi dengan maksimal pembelian 10 kg per NIK dalam sehari.

“Saya ingin nantinya distribusi bisa dipastikan berjalan hingga level terbawah. Jangan sampai ada daerah yang tidak mendapatkan minyak goreng curah rakyat di bawah kebutuhannya. Tapi ini semua masih akan membutuhkan waktu”, tegas luhut.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.