Terkini.id, Beijing – No way! China tegas tolak desakan WHO buka data lacak asal-usul virus corona. China dengan tegas menyatakan menolak desakan Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) guna membuka data mentah untuk mengetahui asal-usul virus corona yang memicu pandemi Covid-19 secara global.
Wakil Menteri Luar Negeri China, Ma Zhaoxu menegaskan, penyelidikan WHO dan Beijing pada awal 2021 ini sudah cukup, jadi tidak perlu lagi menelisik data mentah.
“Kesimpulan dan rekomendasi dalam laporan bersama WHO dan China sudah diakui komunitas internasional dan komunitas sains,” ungkap Ma Zhaoxu, seperti dilansir dari AFP via CNNIndonesia, Jumat 13 Agustus 2021.
Ia juga bilang, penelusuran global lain hanya bisa dilakukan atas dasar laporan tersebut.
“Bukan memulai sesuatu yang baru,” imbuh Ma Zhaoxu.
- Warga China Pilih Lawan Cuaca Dingin dan Lonjakan Covid-19
- Terawan Sebut Pengguna Vaksin Nusantara Tidak Perlu Booster, Netizen: Lawannya Politik Susah Pak
- Omicron BA 4 dan BA 5 Beredar di Indonesia, Kemenkes: Mungkin Pertengahan Juli
- Jelang G20, Airlangga Singgung Kesiapan Pendanaan Global Agar Pandemi Tak Terulang
- Meski Covid-19 Terkendali, Airlangga Ungkap PPKM Tetap Diperpanjang Usai Lebaran
Ma Zhaoxu melontarkan pernyataan tersebut sehari setelah WHO mendesak China memberikan data mentah terkait kasus-kasus awal Covid-19. Tujuannya agar dapat mengetahui asal-usul virus corona yang pertama kali diyakini terdeteksi di Wuhan pada 2019 lalu.
China dan tim WHO memang sudah menggelar penyelidikan di Wuhan pada awal tahun ini. Kesimpulan riset itu menganggap virus hampir tidak mungkin berasal dari laboratorium di Wuhan, Provinsi Hubei.
Hasil penelitian itu pun sama sekali tidak dapat menyimpulkan asal-usul Covid-19. Sejumlah anggota tim WHO juga mengeluhkan China yang seakan menutupi data.
Kendati begitu, China mengklaim hasil riset itu sudah cukup untuk melakukan penelitian lanjutan. Mereka menganggap permintaan untuk membongkar data mentah lagi merupakan upaya berbau politik.
“Kami menolak penyelidikan politis yang mengabaikan laporan bersama tersebut. Kami hanya mendukung penelusuran ilmiah,” imbuh Ma Zhaoxu.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
