Terkini.id, Makassar – Aksi yang digelar dalam rangka hari Anti Korupsi Internasional di perbatasan Gowa dan Makassar diwarnai aksi saling dorong pada Senin, 09 Desember 2019.
Aksi ini terjadi saat massa pendemo hendak berusaha menutup akses lalulintas Gowa dan Makassar.
Akibat dari aksi dorong tersebut, Ikhwana Nuni yang masuk ketengah aksi tersebut dan jatuh pingsan.
Nuni segera dievakuasi oleh rekannya dan diberi pertolongan pertama. Saat korban aksi tersebut sudah di lokasi aman, polwan Polres Gowa datang dan menghampiri serta mengecek kondisi Nuni.
“Nuni mengalami sesak nafas usai berada di dalam pusaran massa aksi,” ungkap Akp Tambunan Humas Polres Gowa. Dan untuk menjaga hal yang tidak dinginkan, Nuni dibawa ke rumah sakit dengan mengendarai mobil milik pengendara yang melintas, tambahnya.
- Pimpin Apel Gabungan OPD, Bupati Andi Utta: Semua Hal Baik Berawal dari Kedisiplinan
- Perempuan Penentu Peradaban: Pilar Utama Pencetak Generasi Gemilang
- Buka Turnamen Walikota Cup 2026, Wali Kota Makassar Munafri Tekankan Pembinaan Atlet Sepak Bola Berkelanjutan
- Klinik Gigi Daengtisia Gelar Pelatihan Gigi Palsu dengan Dukungan dari PDGI Makassar dan Prodi Prostodonsi FKG UNHAS
- Rayakan HUT ke-80, BNI Tebar Promo hingga Rp8 Juta untuk Nasabah
Usai Nuni dibawa kerumah sakit, massa aksi kembali melanjutkan aksinya, dan setelah membaca pernyataan sikap, aksi tersebut akhirnya membubarkan diri.
Dari keterangan Akp Tambunan, “Kapolsek Somba Opu beserta Polwan mendatangi Rumah sakit Syech Yusuf untuk mengetahui kondisi terakhir adik Nuni yang terjatuh sesak nafasnya tadi saat aksi berlangsung,” ujar humas Polres Gowa Akp Mangatas Tambunan saat di konfirmasi lanjut
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
