Terkini.id, Jakarta – Ustaz Felix Siauw rupanya tak tinggal diam dengan diterbitkannya logo halal baru oleh Kementerian Agama (Kemenag) yang menggantikan label Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Sang pendakwah mualaf itu turut buka suara membeberkan opininya terkait keputusan Kemenag.
Ia pun lantas membandingkan perbedaan logo label halal Indonesia dengan negara-negara tetangga.
Adapun hal tersebut ia sampaikan di akun Instagram @felix.siauw. Menariknya, ia membahas soal logo di negara yang penduduknya bukan Muslim, seperti Kamboja, Vietnam, Filipina, Thailand, dan Myanmar.
Di negara tersebut, khat yang tertera pada logonya tetap menonjolkan huruf Arab pada khat halal, seperti kha, lam panjang, dan lam.
- Ustaz Felix Siauw: Lebih Baik Tidak Nikah Daripada Menikahi Orang yang Salah
- Nyelekit! Ustaz Felix Siauw Beri Komentar Soal Islamphobia: Zaman Now, Khilafah Malah Dikriminalisasi
- Ustaz Felix Siauw Membela Khilafah yang Menurutnya Dikriminalisasi: Literasi Itu Penting Supaya Tak Islamophobia
- Wah! UAS Masuk Daftar Penceramah Radikal, Ustaz Felix Siauw Malah Bersyukur: Alhamdulillah...
- Pengakuan Mengejutkan! Ustaz Felix Siauw Ungkap Tak Suka dengan Azan Ketika Belum Muslim: Tapi ....
Terkesan menyindir, Ustaz Felix Siauw mengatakan bahwa negara-negara lain yang logo halalnya berbeda dengan Indonesia itu intoleran.
“Semua yang beda dengan logo halal Indonesia itu intoleran!” tuturnya, dikutip terkini.id via JPNN pada Senin, 14 Maret 2022.
“Berani-beraninya mereka berbeda dengan logo halal Indonesia.”
Sebelumnya, pendakwah berdarah Tionghoa-Indonesia itu mengatakan label halal nasional justru lebih kental nilai politisnya ketimbang fungsinya.
Ustaz Felix Siauw pun kembali menyoroti peluncuran label halal Indonesia yang dilakukan Kemenag melalui BPJPH dengan membandingkan logo halal di negara lain.
“Dari segi pentingnya, enggak penting ganti logo, tapi sarat kepentingan,” katanya melalui Instagram Stories.
Soal perbandingan logo halal Indonesia dengan negara lain, Felix sempat menyinggung kata ‘kadrun’ sebagai sindiran kepada mereka yang dianggap ke-Arab-araban.
“Dari khat HALAL-nya juga mencerminkan mereka sangat ke-Arab-araban, enggak menghargai kearifan dan budaya lokal, maklumlah pasti kadrun sudah mulai banyak di sana,” sindirnya sarkastis.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
