Terkini.id, Jakarta – Politisi Partai Demokrat, Susilawati menolak ajakan untuk menjadi pembicara bersama pengajar Ilmu Komunikasi, Ria Widiantari alias Rya Wiedy.
Susilawati mengatakan bahwa jika ingin menjadi pembicara dengannya, maka Rye Wiedy harus bergelar Doktor dulu agar bisa sefrekuensi dengannya.
“Biar satu frekwensi.. mbak Rya Wiedy harus doktor dulu,” kata Susilawati melalui akun Twitter pribadinya pada Selasa, 22 Maret 2022.
Ia mengatakan itu sebagi respons terhadap netizen yang menanyakan kesediaannya menjadi pembicara dalam diskusi melalui Space Twitter.
“Susilawati, maukah Anda hadir dalam Space Twitter sebagai pembicara bersama Rya Wiedy? Netizen akan diundang untuk mendengarkan dan memberi tanggapan. Tema dan waktu akan diberikan setelah Anda memberikan persetujuan,” kata netizen dengan nama akun @Utara99***.
- 'Diserang' Usai Mengaku sebagai Komisioner KPK Perempuan Pertama, Susilawati Demokrat Ralat: Calon Komisioner
- 'Diserang' Usai Mengaku sebagai Komisioner Perempuan Pertama KPK, Susilawati Demokrat Ralat: Calon Komisioner
- Susilawati Demokrat: Orang-Orang Berpikir Ilmiah Dinistakan, Orang-Orang Tidak Ilmiah Dicintai, Bagaimana Mau Maju Negeri Tercinta?
- Chusnul ke Politisi Demokrat: Presidenku Memang Kurus tapi Nyalinya Jauh dari Bosmu yang Badannya Aja Besar tapi Ga Punya Nyali
- Dituding Gunakan Joki Disertasi, Susilawati Demokrat: Bahagianya Saya Jadi Pusat Perhatian Nasional
Adapun ajakan netizen ini berawal dari saling berbalas cuitan antara Susilawati dan Rye Wiedy.
Awalnya, Susilawati mengeluarkan cuitan yang mengaitkan antara doktoral, ilmuan, dan filsafat.
“Doktoral adalah ilmuwan, selalu memiliki curiosity yang besar, mendayagunakan keingintahuannya untuk memunculkan kebenaran-kebenaran baru dengan banyak bertanya untuk menjadi seorang filsafat. Jika ilmuwan tidak lagi memiliki rasa keingintahuan maka ia telah ‘mati’,” kata Susilawati.
Rya Wiedy lantas meluruskan istilah-istilah yang menurutnya tak digunakan dengan tepat oleh Susilawati dalam pernyataan tersebut.
“1. Doktor = gelar akademik untuk lulusan S3. Doktoral = program/jenjang pendidikan untuk mendapat gelar Doktor. 2. Ilmuwan = orang yang memiliki pengetahuan atau keilmuan dalam suatu bidang. 3. Filsafat = pengetahuan tentang hakikat, sbb, asal, hukum tentang apa yang ada. Ahli filsafat = filsuf, filosof,” kata Rya Wiedy.
Menanggapi itu, Susilawati mengatakan, “Pada taraf doktor menghasilkan temuan dari penelitiannya disebut novelty (ilmuwan). Mbak sudah doktor kahh?”
Balasan Susilawati iniah yang kemudian dibalas netizen dengan permintaan menjadi pembicara dengan Rya Wiedy.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
