Terkini.id, Semarang – Aksi kekerasan yang dilakukan oknum satpam terhadap seorang perawat di Semarang, terjadi di tengah wabah Corona pada 9 April 2020. Pria tersebut menampar seorang wanita lantaran menolak disuruh pakai masker.
Pria berinisial B (43) tersebut diketahui merupakan warga Kemijen, Semarang Timur, Jawa Tengah, yang berprofesi sebagai satpam.
B menampar HM (30), seorang perawat di Klinik Pratama Dwi Puspita, Kota Semarang, pada Kamis 9 April 2020 sekitar pukul 09.00 WIB.
B menampar HM karena tak terima setelah diingatkan untuk menggunakan masker saat datang ke kliniknya.
Bukan cuma itu. Menurut korban, B juga sempat mengancam akan membunuhnya.
- DPRD Gowa Dukung Pencabutan Perda Lembaga Adat, Fahmi Adam: Demi Kepastian Hukum dan Hormati Sejarah Kesultanan Gowa
- Hadiri Forum ADINKES, Wakil Wali Kota Makassar Perkuat Komitmen Eliminasi AIDS, TBC, dan Malaria
- Penyidik Jadwalkan Pemeriksaan Bupati Gowa Terkait Pengembangan Kasus Dugaan Pungli Perizinan Rp1,8 Miliar
- Buka Kebun Merica di Hutan Lindung Loeha Raya, 3 Orang Warga Ditahan Gakkum Sulawesi
- Urban Farming Pisang Selatan Panen Perdana, Camat Ujung Pandang Apresiasi Kolaborasi Warga
Akibat kejadian tersebut, HM pun mengalami trauma dan kepalanya juga masih pusing usai pemukulan tersebut.
Oleh korban, peristiwa yang dialaminya tersebut dilaporkan ke Polsek Semarang Timur.
Melansir dari tribunjateng, setelah menerima laporan korban, polisi akhirnya menangkap pelaku di kediamannya, Sabtu 11 April 2020 sekitar pukul 20.15 WIB.
Kronologis Kejadian
HB menceritakan, saat itu dirinya mencoba mengingatkan peraturan pemakaian masker, namun B tidak terima dan menolak peraturan tersebut.
Tiba-tiba B pun marah-marah dan menampar dirinya.
“Waktu itu bapak itu mau periksain anaknya ke klinik. Sesuai antrean kita panggil dan minta nomor antrean sama kartu BPJS. Lalu kita ingetin kalau periksa wajib pakai masker ya, soalnya dokternya enggak mau periksa kalau enggak pakai masker. Habis itu dia marah-marah dan enggak terima,” terang HM dikutip dari kompascom.
Sementara itu, Plt Kapolsek Semarang Timur Iptu Budi Antoro mengatakan, saat datang ke klinik, B tak mengenakan masker.
Kemudian, perawat tersebut mengingatkan agar pria itu menggunakan masker saat berobat. Namun, B tak terima dengan usulan itu lalu memukul HM.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
