Terkini.id, Makassar-Riwayat ini berawal tepat waktu makan siang. Dan kebetulan di depan kantor berdiri warung makan sederhana, hanya menempel tembok dan tiang kayu sederhana, dibawah pohon trembesi.
Warung ini bermerek dagang “Mbak Wari” beralamat di Jalan Perintis Kemerdekaan Km. 17 Makassar disitulah penulis melampiaskan lapar. Semangkuk soto ayam ditemani segelas teh manis panas pilihan favorit cukuplah mengganjal perut yang sedari tadi keroncongan. Selasa 24 September 2019.
Komposisi Soto Ayam, terdiri atas suwir-suwiran daging ayam. Kemudian telor ayam. Konten lain, irisan sayur kol putih, bawang goreng, daun seledri, irisan kentang goreng, kecambah, laksa atau bihun menyatu berpadu rasa dalam mangkok putih berlukiskan ayam jantan.
Maknanya apa, bahwa soto ayam itu tidak lepas dari simbol ayam, sesuai namanya. Menu satu ini begitu populer di jawa, bahkan menyeberang hingga Sulawesi, Kalimantan, Maluku dan Papua. Pasalnya racikan soto ayam ini hanya berjodoh dengan koki-koki perantauan asal tanah jawa.
Terkadang soto juga disajikan dengan lontong atau nasi putih, ketupat juga boleh kok. Selain itu soto ayam sering disajikan bersama sesuatu yang renyah, seperti kerupuk emping melinjo, jika ada.
- FKM Unhas Lepas Mahasiswa PBL I di Sidrap, Komitmen Nyata untuk Pengabdian Masyarakat
- Sekjen AMSI Maryadi Berpulang, Dunia Media Indonesia Berduka
- Sambut Liburan Sekolah, Merek Pakaian Levi's Pasang Diskon lewat Program End of Season Sale
- Dua Kali Raih Akreditasi Unggul, Pendidikan Sosiologi Unismuh Rekonstruksi Kurikulum
- FKIK UIN Alauddin Hadirkan Pakar Internasional, Perkuat Riset yang Berdampak pada Layanan Kesehatan
Entah sengaja atau tidak, penjual bakso, soto, atau mi ayam wajib memiliki wadah satu ini. Mangkuk ini melekat dengan pedagan kaki lima di Indonesia. Zaman sekarang ini, generasi millenial acuh tak acuh akan makna gambar ayam jago pada mangkuk yang legendaris tersebut. Padahal mangkuk bergambarkan ayam merah ini menyimpan hirarki.
Di negara asalnya, Tiongkok, mangkuk bergambar ayam jengger merah ini tidak hanya tenar sebagai perangkat makan sehari-hari. Ayam jantan sendiri pertanda bangun pagi.
Lalu, penulis penasaran bagaimana sebenarnya awal mula kisah si mangkuk ayam jago, singkatnya kisah mangkuk yang akrab digunakan pada awal masa Dinasti Ming periode pemerintahan Kaisar Chenghua 1465-1487 marak digunakan sebagai wadah kuliner khas indonesia ini.
Berbagai sumber informasi online yang berhasil dihimpun, keberadaan cawan atau mangkuk ini begitu dipuja-puja Kaisar Tiongkok. Kata Cawan atau Ji, yang berarti ‘ayam’, mirip bunyinya dengan kata Jia yang bermakna ‘rumah’.
Gambar tanaman peoni melambangkan kekayaan. Sementara pohon pisang dengan daun lebar bermakna keberuntungan untuk keluarga. Kaisar-kaisar Tiongkok begitu menyukai cawan ayam jago tersebut.
Ternyata, mangkuk bakso, soto ayam jago yang lazim dijumpai di pedagang kaki lima ini merupakan simbol keberuntungan, kerja keras, dan kemakmuran era Dinasti Ming.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
