Orangtua Mengeluh Ajari Anaknya, Ini yang Dilakukan SDN 21 Mattabulu Soppeng

Orangtua Mengeluh Ajari Anaknya, Ini yang Dilakukan SDN 21 Mattabulu Soppeng

FH
FD
Farel Haeril
Fachri Djaman

Tim Redaksi

Terkini.id, Soppeng – Sejak semester ganjil 2020/2021, Sekolah Dasar Negeri (SDN) 21 Mattabulu, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, melakukan proses belajar mengajar untuk orangtua murid.

Hal tersebut dilakukan lantaran sejumlah orangtua murid mengeluh membimbing anaknya belajar di rumah, ditambah lagi tidak ada pemahaman materi secara mendalam.

Sucita Iradah Putry selaku Guru SD 21 Mattabulu  mengatakan bahwa pihaknya mengajar orangtua murid dikarenakan tak mampu lagi membimbing anaknya di rumah.

“Realita belajar dari rumah yang menuntut orangtua harus tahu pelajaran anaknya, karena mereka yang akan membimbing langsung selama belajar di rumah. Dari situ, berinisiatif menghadirkan orangtua sekali seminggu untuk diberi penjalasan mengenai materi tiap pekan untuk anaknya,” ujar Sucita, Senin 9 November 2020.

Proses belajar mengajar orangtua murid tersebut dilaksanakan sekali dalam satu minggu, tepatnya di setiap hari Sabtu.

Baca Juga

“Kami ajarkan cara mengajar dan menjelaskan materi dengan baik, supaya anaknya paham. Mereka juga tdk kesusahan dalam membimbing karena memang sudah paham akan materi yang akan dipelajari anaknya,” ujarnya.

Menurutnya, kebanyakan kasus sekarang banyak orangtua mengeluh membimbing selama belajar di rumah, dikarenakan berbagai alasan seperti kurang pemahaman pelajaran, dan kurang waktu luang untuk membimbing anaknya.

“Kita bisa lihat kebanyakan kasus saat ini banyak orangtua yang mengeluh membimbing selama belajar di rumah, ada yang bilang karena tidak paham akan pelajarannya, ada yang bilang karena tidak punya waktu luang, pokoknya banyak alasan. Jadi kalau begini, sudah dikasih pemahaman terlebih dahulu tentang cara mengajar dan menjelaskan materi. Pasti lebih mudah,” jelas Sucita.

Lanjut Sucita mengatakan bahwa kegiatan itu juga dilaksanakan mengingat akses internet di daerah tersebut sangat buruk.

“Itu juga dilakukan karena mengingat akses internet di sana yang susah, jadi harus luring,” ujarnya.

Kendati demikian, seluruh orangtua sangat antusias ke sekolah untuk mendapatkan materi dari guru dan akan diberikan kepada anaknya.

“Kalau soal orangtua ke sekolah, mereka sangat antusias jadi kami guru juga semangat untuk berbagi ilmu. Karena menurut mereka, kembali belajar dan mengulang materi saat sekolah bisa merefresh kembali ilmunya,” tuturnya.

Suci berharap agar pandemi Covid-19 ini dapat berakhir, sehingga pembelajaran tatap muka segera diadakan.

“Sangat berharap agar Covid-19 cepat berlalu, sehingga pembelajaran tatap muka segera diadakan, karena kasihan sekali murid harus selalu belajar dari rumah terkhusus daerah terpencil. Apalagi realita yang ada sekarang, banyak orangtua yang mengeluh dan tidak mampu selalu mendampingi anaknya,” pungkasnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.