Orientasi Akademik, FAI Unismuh Makassar Gelar Kuliah Umum

Prof. H. Hamdan Juhannis, M.A., Ph.D, Rektor UIN Alauddin Makassar

Terkini.id, Makassar – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menyelenggarakan orientasi akademik mahasiswa baru yang dirangkaikan dengan kuliah umum di Masjid Subulussalam Al Khoory, yang dihadiri oleh Dekan Fakultas Agama Islam (FAI), Drs H Mawardi Pewangi, M Pd I bersama pimpinan dan Dosen dalam lingkup FAI.

Kuliah umum tersebut diisi oleh Prof H Hamdan Juhannis, MA., Ph D, Rektor UIN Alauddin Makassar dan Koordinator Kopertais Wilayah VIII.

Pada orientasi ini, dihadiri sejumlah mahasiswa baru dari setiap Prodi di FAI lebih dari 1000 mahasiswa baru termasuk diantaranya 661 mahasiswa baru Ma’had Al-Birr. Pimpinan Ma’had Al-Birr yang hadir adalah Direktur Ma’had, H Lukman Abd Shamad Lc dan Administrator Ma’had, Dr Muh Ali Bakri, S Sos, M Pd serta para dosen ma’had lainnya.

Dalam penyampaiannya, Prof Hamdan lebih banyak menceritakan kisah pribadinya yang penuh dinamika dan menyangkutkan dengan realitas kekinian sebagai hikmah dan pelajaran bagi para mahasiswa.

“Ibu saya adalah penenun sarung. Apa ciri penenun sarung,” kata Hamdan, tanyanya kepada para mahasiswa, Senin, 16 September 2019.

“Penenun itu sabar, teliti dan tekun,” sambungnya.

Karakter itulah (sabar, teliti dan tekun) yang menurutnya akan mengantarkan seseorang pada kesuksesan di masa akan datang.

Di ujung kuliah umum itu Ia sempat menceritakan perjalanan pendidikannya di luar negeri yang menurutnya mahasiswa di luar negeri lebih menjunjung tinggi integritas.

“Mereka tidak menyontek walaupun duduk berdekatan,” ungkapnya.

Rektor kelahiran Kabupaten Bone itu tak lupa berpesan kepada mahasiswa baru Unismuh Makassar agar menghargai proses.

“Jangan pernah melihat pencapaian seseorang tetapi yang lebih penting adalah proses. Itulah mengapa dalam buku melawan takdir, jargonnya adalah proses,” pesannya.

Prof Hamdan kemudian memimpin para mahasiswa bersorak sebagai bukti memulai proses dari sebuah kesuksesan.

“Melawan takdir! (teriak prof Hamdan): Proses, proses, proses (balas mahasiswa secara serentak),” tutup Hamdan.

Berita Terkait