Panitia Ijtima Asia Pakkatto Tunda Kegiatan, Wagub Sulsel: Kita Kawal Ketat Pemulangannya

Tabligh Akbar
Peserta Ijtima Tabligh Akbar Dunia Zona Asia datang ke Sulsel. (Foto: CNN Indonesia)

Terkini.id, Gowa – Ditengah polemik acara ijtima di Pakkatto, Gowa, Wagub Andi Sudirman sejak awal telah mengingatkan untuk ditunda. Dalam beberapa kali koordinasi Forkopimda telah menghasilkan keputusan untuk meminta panitia untuk menunda kegiatan perihal antisipasi penyebaran virus Corona.

Ternyata dalam perjalanannya peserta tetap berdatangan meski sudah ada edaran soal penundaannya.

Wakil Gubernur Sulsel berbicara dengan Bupati Gowa terkait sterilisasi, pengawalan tim medis serta pendekatan untuk memulangkan para peserta Ijtima Asia tersebut.

Sejak semalam juga Wagub telah berkomunikasi dengan Kapolda Sulsel agar dilakukan pengawalan ketat keluar masuk hingga memulangkan peserta Ijtima tersebut.

“Jauh sebelumnya sudah dilakukan upaya penundaan kegiatan, tapi pada hari menjelang pelaksanaan memang sudah ada tiba di lokasi. Kami sudah berkoordinasi dengan Kapolda dan Pemda dalam hal ini Bupati Gowa untuk melakukan pengawalan ketat, sterilisasi hingga pemulangan peserta tanpa interaksi dengan warga sampai di bandara dan pelabuhan pemberangkatan kembali ke daerah masing masing,” ungkap Andi Sudirman, Kamis 18 Maret 2020.

Menarik untuk Anda:

Andi mengatakan, upaya pemulangan melibatkan pengawalan dan pengawasan dari pihak pemerintah daerah. Upaya pemulangan dilakukan dengan pengawalan menuju bandara, pelabuhan maupun terminal agar peserta dari berbagai daerah diberi pelayanan maksimal.

Pemerintah daerah juga telah melibatkan tim kesehatan untuk melakukan pemantauan dilapangan. Upaya Penanganan dan pencegahan kemungkinan penyebaran penyebaran covid 19 tetap prosedur pemerintah dengan mengikuti standar WHO.

Bupati Gowa sudah mengkonfirmasi terakhir bahwa mereka telah sepakat untuk menunda kegiatan.

“Alhamdulillah sudah disepakati untuk menunda dan tetap dikawal hingga tempat pemberangkatan baik pelabuhan maupun bandara Hasanuddin,”.

Segala upaya penanganan kegiatan untuk meminimalisir dampak, mulai dari fasilitas, akomodasi dan segala kebutuhan lainnya, diupayakan oleh pemerintah daerah bekerja sama dengan banyak pihak.

“Pengawalan untuk pemulangan akan dilakukan segera, secara ketat dan bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan angkutan udara, laut dan darat,” kata Andi.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Penyaluran Pupuk Subsidi 18 Kecamatan di Gowa Capai 90 Persen

Sambut Pilkada 2020, Pemerintah Gowa Gelar Dzikir dan Doa

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar