Peserta Ijtima JT se-Asia 2020 akan Diisolasi, Kapolda Minta Warga Tetap Tenang

Kapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Laupe bersama Dokter Koboi
Kapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Laupe bersama Dokter Koboi

Terkini.id, Gowa – Setelah dilakukan koordinasi dan pendekatan persuasif oleh Pemprov, Pemkab, Polri dan TNI ke panitia pelaksana Ijtima Jamaah Tabligh se Asia akhirnya Ijtima yang dihadiri ribuan jamaah bukan hanya dari dalam negeri tetapi juga dari luar negeri ini akhirnya resmi dibatalkan atau ditunda.

Namun pasca pembatalan Ijtima Jamaah Tabligh Dunia Zona Asia 2020 yang digelar di Pakatto Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan tersebut masih saja disambut sejumlah komentar masyarakat. Bahkan masih ada masyarakat yang membuat gaduh dan ketakutan.

Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Mas Guntur Laupe meminta masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi pasca pengumuman pemerintah melakukan pembatalan atau penundaan Ijtima Jamaah Tabligh se Asia di Pakatto Kabupaten Gowa.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi,” kata Guntur kepada terkini.id Rabu 19 Maret 2020.

Diketahui juga jika pembatalan acara yang dikabarkan diikuti 48 negara itu terkait merebaknya virus Covid19 di tanah air, protes masyarakat dari berbagai kalangan apalagi kegiatan tersebut belum punya izin keramaian dari pihak kepolisian.

Menarik untuk Anda:

Menurut Jenderal Guntur pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pemerintah Provinsi, Pemkab, dan TNI agar seluruh peserta yang suda hadir di lokasi acara untuk tetap patuh dan tidak kemana-mana dulu.

“Kami akan melakukan isolasi kepada seluruh peserta untuk menjaga seluruh warga maupun peserta yang ada dari wabah penularan virus Corona (Covid-19),” bebernya.

Sementara itu, Humas Ikatan Dokter Indonesia Kota Makassar Dr Wachyudi Muchsin SH juga turut berkomentar.

Dokter koboi panggilan akrab dr Wachyudi juga ikut memberi apresiasi kepada Kapolda Sulsel Irjen Guntur Laupe, bupati Gowa Adnan Purichta IYL, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dan TNI atas respon cepat dalam menyikapi keresahan masyarakat dan dunia dalam meminimalkan penyebaran virus corona dengan membatalkan serta isolasi peserta secara maksimal.

“Terima kasih kepada seluruh jajaran pemrintah dan OPD atas respon cepatnya sehingga meminimalkan penyebaran virus Corona dengan cara menunda atau membatalkan acara ini serta melakukan isolasi bagi peserta Itjma,” tutupnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

4 Direktur RS Ummi Bakal Diperiksa Polisi Terkait Swab Test Rizieq Shihab

Usai Bunuh 4 Orang di Sigi, Teroris Juga Ambil 40 Kg Beras Milik Korbannya

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar