Terkini, Jeneponto – Gedung baru Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Bululoe di Desa Bululoe, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto, disegel oleh Pengurus Besar Dewan Pergerakan Revolusi Demokratik (PB DPRD) bersama pemuda setempatsetempat, Minggu, 26 Januari 2025.
Penyegelan ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap dugaan pelaksanaan pembangunan yang tidak sesuai dengan perencanaan awal.
Menurut Ketua PB DPRD, Jatong Jalarambang, pembangunan gedung baru PKM ini dinilai menyimpang dari spesifikasi yang telah direncanakan. Hal tersebut menimbulkan dugaan kerugian negara dan dianggap berpotensi menimbulkan kerugian bagi masyarakat dan tidak memenuhi standar pelayanan kesehatan.

“Kami telah melakukan investigasi, dan melihat banyak bagian dari gedung ini yang kualitasnya buruk. Kami menduga ada indikasi penyimpangan dalam pelaksanaannya,” tegas Jatong Jalarambang.
PB DPRD dan Pemuda Desa Bululoe menduduki gedung baru PKM Bululoe sebentuk untuk menyuarakan kekecewaan mereka terhadap pelaksanaan proyek itu. Mereka menyebutkan bahwa pembangunan yang tidak sesuai perencanaan akan berdampak langsung pada layanan kesehatan yang seharusnya diberikan kepada masyarakat desa.
- Pernyataan Basri Bertolak Belakang dengan Keterangan Saksi-saksi, mantan Suami dan Keluarga Besar Husniah Talenrang
- Dari Lahan Kosong Menuju Kebun Kota: Kolaborasi Kelurahan Maccini Parang Siapkan Urban Farming Naik Kelas
- Kasat Reskrim Polres Jeneponto Himbau Terduga Pengeroyokan Siram Air Cabai Segera Menyerahkan Diri
- Bupati Jeneponto Jalani Rangkaian Kegiatan, Penyerahan Bantuan Seragam Sekolah hingga Pemberdayaan Perempuan
- Pemkab Jeneponto Perkuat Sinergi Dengan Pemprov Sulsel, Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan
“Kami ingin memastikan bahwa fasilitas kesehatan di desa kami benar-benar aman dan layak digunakan. Gedung PKM Bululoe kami segel sampai waktu tidak ditentukan, kami mendesak Pj Bupati Jeneponto segera mengevaluasi kinerja Kadis Kesehatan yang kami duga terlibat dalam konspirasi dengan pihak pelaksanaan pembangunan PKM Bululoe. Kami juga mendesak pihak pelaksana untuk bertanggung jawab yang tidak sesuai dengan spesifikasi,” terang Jatong.

Aksi ini menjadi perhatian banyak pihak. Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait belum memberikan pernyataan resmi mengenai penyegelan gedung baru PKM Bululoe.
PB DPRD dan pemuda setempat mendesak agar dilakukan audit menyeluruh terhadap pembangunan gedung PKM tersebut. Mereka juga mengancam akan melanjutkan aksi protes jika tidak ada langkah konkret untuk menyelesaikan masalah ini.
Penyegelan gedung baru PKM Bululoe ini diharapkan menjadi perhatian serius bagi pihak berwenang agar kualitas pembangunan infrastruktur publik di Kabupaten Jeneponto dapat lebih diawasi demi kepentingan masyarakat.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
