Terkini.id, Jakarta – DPRD DKI Jakarta dari fraksi PDIP dan PSI membantah klaim Formula E tidak menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang disampaikan oleh ketua pelaksana Ahmad Sahroni.
Datang dari Ima Mahdiah anggota DPRD Komisi E membeberkan pembayaran commitment fee senilai Rp560 Miliar kepada Formula E Operation (FEO) yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta. Itu sudah termasuk menggunakan uang rakyat dari APBD.
“Rp560 miliar yang sudah dibayarkan itu uang APBD. Bahkan peminjaman ke Bank DKI untuk dana talangan sebesar Rp180 M juga melanggar aturan karena membayar commitment fee bukan untuk hal yang mendesak,” ungkap Ima yang berasal dari fraksi PDIP ini.
Ima tidak terima kalau penyelenggaraan Formula E diklaim tidak menggunakan APBD. Karena dari awal sudah menggunakan uang rakyat. Kalau Sahroni mengklaim tidak gunakan APBD DKI, maka ia meminta uang komitmen dikembalikan ke kas negara.
“Jadi kalau benar klaimnya tidak pakai APBD lagi, dikembalikan saja uang Rp560 M itu, bisa untuk rehab total puluhan sekolah yang sudah rusak berat di Jakarta,” katanya Kamis 23 Desember 2021.
- Harrie Sabrang dan Andreas Harjono Muncul dalam Penjaringan Ketua PAC PDI Perjuangan Ujung Pandang
- Rekomendasi Eksternal PDIP Suarakan Reformasi Sistem Politik dan Independensi Penegak Hukum
- Konferda dan Konfercab VI PDIP Sulsel Rampung, Struktur Kepengurusan DPD dan 24 DPC Resmi Ditetapkan
- ARW Kembali Jabat Ketua DPD PDIP Sulsel, Mesakh Sekretaris dan Risfayanti Bendahara
- Buka Konferda dan Konfercab se-Sulsel, Hasto Kristiyanto Minta Anak Mudah Diakomodir
Selain itu dikutip dari cnnindonesia.com, Anggara Wicitra Sastroamidjojo dari fraksi PSI DPRD DKI Jakarta, juga menolak keras klaim dari ketua pelaksana. Terlebih lagi dalam setiap pengambilan keputusan terkait ini, tidak pernah melibatkan pertimbangan dari legislatif.
“Jangan bilang pelaksanaan Formula E tidak pakai APBD. Nyatanya progres-nya bisa sampai saat ini karena kita sudah bayar Rp560 miliar commitment fee pakai APBD,” ucap Anggara.
Dia juga menambahkan panitia jangan sesuka hati mengambil keputusan lantaran yang digunakan merupakan uang rakyat.
Di pemberitaan sebelumnya, Ketua Pelaksana Ahmad Sahroni menegaskan tidak menggunakan dana negara untuk pelaksanaan ajang Formula E.
“Formula E tidak menggunakan APBD. Kita menggunakan dengan cara merangkul sponsor, dan itu dilakukan di seluruh dunia dalam event-event besar. Jangan salah tafsir,” ucapnya kala itu saat konferensi pers Rabu 22 Desember 2021.
Dia juga mengumumkan bahwa Ancol akan menjadi lokasi pembuatan sirkuit untuk balapan internasional ini di bulan Juni 2022 mendatang.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
