Terkini, Makassar — PT Pegadaian Kantor Wilayah VI Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Maluku (SulselBarRa Maluku) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui kegiatan Gade Preneur UMKM 2026 di Hotel Hyatt Makassar, Senin lalu.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat yang dijalankan Pegadaian untuk meningkatkan kapasitas usaha, daya saing, hingga kemampuan adaptasi UMKM terhadap perkembangan bisnis dan teknologi digital.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil VI SulselBarRa Maluku, Pratikno, yang dalam kesempatan tersebut diwakili Deputi Operasional PT Pegadaian Kanwil VI SulselBarRa Maluku, Andi Syam.
Dalam sambutannya, Andi Syam menegaskan bahwa UMKM memiliki peran penting sebagai tulang punggung perekonomian nasional sehingga memerlukan dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak, termasuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
“Pegadaian terus berkomitmen untuk hadir memberikan manfaat kepada masyarakat, tidak hanya melalui layanan keuangan, tetapi juga melalui program pemberdayaan dan pendampingan usaha,”bebernya.
- OJK Ungkap Perempuan Rentan Jadi Korban Investasi Bodong dalam Forum Ekonomi di Makassar
- Produk Pertanian Penyandang Disabilitas Sentra Wirajaya Makassar Ludes Diborong Warga
- GM Hotel Gammara Bakal Bongkar Rahasia Public Speaking di Workshop IHGMA Sulsel
- Telkomsel Bantu Fasilitas Sanitasi di Dusun Parasengan Beru Maros
- IHGMA Sulsel Gelar Workshop Public Speaking "Unlock Your Voice" di Makassar
“Melalui kegiatan Gade Preneur UMKM ini, kami berharap para pelaku usaha dapat memperoleh wawasan baru, meningkatkan kualitas usahanya, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan bisnis dan teknologi saat ini,” sambung Andi Syam.
Kegiatan Gade Preneur UMKM diikuti puluhan pelaku usaha binaan dan mitra UMKM dari berbagai daerah di wilayah kerja Pegadaian Kanwil VI SulselBarRa Maluku.
Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan sejumlah materi pelatihan yang mencakup strategi pengembangan usaha, penguatan branding produk, pengelolaan keuangan usaha, teknik pemasaran, hingga pemanfaatan platform digital untuk memperluas jangkauan pasar.
Selain menghadirkan sesi edukasi dan pelatihan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang silaturahmi dan berbagi pengalaman antar pelaku UMKM.
Para peserta diberi kesempatan memperkenalkan produk unggulan masing-masing sekaligus membangun jejaring bisnis guna membuka peluang kolaborasi dan peningkatan penjualan produk lokal.
Di tempat terpisah, Pratikno menyampaikan bahwa program Gade Preneur UMKM diharapkan mampu mendorong para pelaku usaha menjadi lebih mandiri dan berkembang sehingga mampu naik kelas serta memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Melalui program ini, Pegadaian berharap UMKM dapat semakin berkembang, mandiri, dan mampu naik kelas sehingga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat,” kata Pratikno.
Program Gade Preneur UMKM juga menjadi bagian dari dukungan PT Pegadaian terhadap program pemerintah dalam memperkuat sektor UMKM sebagai fondasi ekonomi nasional yang tangguh dan berkelanjutan.
Dengan mengusung semangat kolaborasi dan pemberdayaan, Pegadaian terus menghadirkan berbagai program sosial dan ekonomi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas sekaligus mendukung pembangunan ekonomi nasional.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
