Soroti Kembali Kasus UAS, Denny Siregar: Seharusnya Disyukuri Kalau Abdul Somad Dilarang Masuk ke Singapura!

Terkini.id, JakartaDenny Siregar seorang pegiat media sosial, belum lama ini menyoroti soal Ustadz Abdul Somad akrab disapa UAS marah-marah lantaran di tolak masuk ke Singapura.

Hal tersebut disampaikan Denny Siregar melalui sebuah unggahan video di kanal youtobe Cokro TV dengan judul ‘Denny Siregar: Somad Jadi Ustad Kok Cengeng Amat|Tes.

Dalam hal tersebut menurut Denny Siregar, seharusnya UAS dan pendukungnya justru bersyukur. Sebab, UAS dapat terhindar dari UU teroritis Singapura yang terkenal tidak kompromi.

Baca Juga: Surya Paloh Ingin Pasangkan Anies-Ganjar, Ferdinand Hutahaean: Ini Bukan Menyatukan...

“UAS juga bisa dihukum mati karena dianggap berpotensi membuat kerusuhan rasial di Singapura,” ucapnya.

“Saya ketawa nonton Somad marah-marah karena dilarang masuk Singapura. Catat ya, dilarang masuk! Bukan dideportasi! Deportasi itu kalau sudah di dalam wilayah Singapura terus diusir dari sana. Kalau dilarang masuk bahkan cuma disuruh nunggu di depan pagar doang terus disuruh pulang,” ujarnya.

Baca Juga: Denny Siregar: Rambut Wanita di Arab Saudi Makin Pendek, Sedang...

Selain dari itu, menurut Denny Siregar pemerintah Singapura bersikap waspada dengan isu agama. Sebab, Singapura punya pengalaman pahit sekitar tahun 1984. Dikutip dari Wartaekonomi. Minggu, 22 Mei 2022.

Lantas dari hal tersebut Denny Siregar berpendapat seharusnya UAS bersyukur karena ditolak masuk ke Singapura.

Ia khawatir UAS akan menyampaikan ceramah yang berisi penghinaan pada agama lain dan membuat perpecahan di Negeri Singa tersebut.

Baca Juga: Denny Siregar: Rambut Wanita di Arab Saudi Makin Pendek, Sedang...

“Jadi kalau Abdul Somad dilarang masuk ke Singapura sebenarnya itu harus disyukuri. Kalau misalnya dia dibiarkan masuk dan kemudian ceramah menghina agama lain di sana, terus akhirnya ditangkap oleh pemerintah Singapura berdasarkan UU terorisme,” tuturnya.

Lanjut “Nanti yang ribut malah dua negara: Indonesia dan Singapura. Karena Singapura itu terkenal nggak ada kompromi masalah itu. Bisa bisa dihukum mati Somad karena dianggap berpotensi membuat kerusuhan rasial di sana. Pemerintah Singapura memang waspada banget dengan banyak isu tentang agama,” paparnya.

Denny Siregar menambahkan UAS dilarang masuk Singapura karena dianggap sebagai penceramah yang suka menghina agama lain.

Sehingga dikhawatirkan membangun jurang perbedaan di masyarakat Singapura yang muti etnis dan multi agama.

“Somad dalam ceramahnya juga pernah merestui bom bunuh diri. Ngeri kan. Bisa ditangkap Somad kalau dia ceramah di sana. Seharusnya Somad dan pendukungnya bukan nyalah-nyalahin pemerintah Singapura. Kalau ditangkap dan dihukum mati malah bikin repot negara,” tukasnya.

Seharusnya, kata Denny Siregar, UAS harus introspeksi mengapa dirinya dilarang di banyak negara dan dimusuhi.

“Mulainya ceramah yang bikin adem hati kalau mau dipanggil ustaz. Ustaz Kok Ngajarin Bunuh Diri, Ustaz Apaan Tuh. Paham kan Mad? Harusnya lu paham. Udah gede masa masih nggak pinter-pinter aja,” pungkasnya.

Bagikan