Pemberangkatan Tim Medis Sulawesi Tengah peduli bencana yang berada di Nusa Tenggara Timur

Pemberangkatan Tim Medis Sulawesi Tengah peduli bencana yang berada di Nusa Tenggara Timur

Alan Hidayat
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.Id, Palu – Perubahan Iklim yang ekstrim menjadi salah satu sebab banyaknya bencana alam yang terjadi di Indonesia akhir-akhir ini, Salah satu daerah yang sedang mengalami bencana alam tersebut adalah NTT,  “Viktor Bungtilu Laiskodat selaku Gubernur Nusa Tenggara Timur menetapkan status tanggap darurat atas bencana angin siklon tropis, banjir bandang, tanah longsor, dan gelombang pasang yang melanda NTT dalam sepekan terakhir, penetapan itu diteken Viktor melalui Surat Keputusan Nomor 118/KEP/HK/2021 tertanggal 6 April 2021, dan berlaku hingga 5 Mei 2021 mendatang” Raditya Jati selaku kepala pusat data, informasi dan komunikasi kebencanaan melalui pers rilis, 08/04/2021.

Pemberangkatan Tim Medis Sulawesi Tengah peduli bencana yang berada di Nusa Tenggara Timur

Penanggulangan Darurat Bencana skala nasional tentunya membutuhkan banyak bantuan, terutama dalam sektor medis. Tim bantuan medis Arteria Fakultas Kedokteran Universitas Alkhiaraat Palu turut mengambil peran, menjadi organisasi kegawatdaruratan medis lingkup kampus yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota Palu, PDUI Sulteng, IDI Palu, PABI Sulteng, PERDATIN Sulteng, IKA Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat, Klinik Agung Palu, dan PATABA For Humanity.  

Pemberangkatan Tim Sulawesi Tengah peduli  bencana yang berada di  Nusa Tenggara Timur memberangkatkan sebagian personil tim terlebih dahulu,  terdiri dari :
1. dr. Muhammad Zulfikar Tjatjo Sp.B
2. dr. Muhammad Rezza anastesi Sp.An
3. dr. Ardiyansah
4. dr. Muhammad shadiq
5. Irvan nahwi rasul S.ked
6. Muhammad fadhel S.ked

Pemberangkatan Tim Medis Sulawesi Tengah peduli bencana yang berada di Nusa Tenggara Timur

Rencana rangkaian kegiatan tim di sana akan melakukan penanganan kegawatdaruratan lokasi bencanan dan membawa bantuan berupa sandang pangan yang di titipkan melalui Arteria Care Humanity TBM Arteria, untuk lokasi tujuan tim adalah pulau lembata, tim akan berangkat menggunakan kapal dengan estimasi sekitar 2 jam penyebrangan,TIM Medis akan melakukan skrining pasien sekaligus pemeriksaan, untuk mengetahui kategori pasien.

Pasien-pasien yang membutuhkan pengobatan lebih lanjut akan di rekomendasikan untuk dirujuk ke Rumah Sakit LewoLeba, tim sebelumnya telah berkordinasi dengan dr. Bernard kepala RSUD Lewoleba yang berada di Lembata. Dimana pulau lembata juga yang terkena dampak yang cukup parah selain adonara.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.