Terkini, Makassar — Di tengah kehidupan yang terus menuntut perempuan untuk menjalankan banyak peran, sering kali ada satu hal yang terlewat: mengenal diri sendiri.
Dari kegelisahan itulah, Rezki Radhiya Usman melangkah lebih jauh.
Founder Herhopes Project ini kini resmi menyandang gelar Graduate Professional Coach setelah menyelesaikan program sertifikasi dari Loop Institute of Coaching bekerja sama dengan Insight Sinergi Talenta, institusi pengembangan diri berbasis coaching berstandar International Coaching Federation (ICF).
Namun bagi Radhiya, pencapaian ini bukan sekadar gelar.
Ini adalah awal dari misi yang lebih besar.
“Banyak perempuan terlihat kuat di luar, tapi sebenarnya sedang kehilangan arah di dalam. Mereka menjalani hidup, tapi belum tentu benar-benar mengenal dirinya,” ungkap Radhiya.
Selama ini, Radhiya dikenal melalui Herhopes Project—sebuah ruang kreatif yang menangkap cerita dan emosi perempuan lewat visual dan storytelling. Kini, ia membawa pendekatan yang lebih dalam melalui coaching: membantu perempuan tidak hanya terlihat, tetapi benar-benar memahami dirinya.
- Kontraktor Pemkab Lutim Arlan Tersangka Kasus Penipuan Rp280 Juta
- Halal Bihalal KMB Sulsel, Teguhkan Nilai "Maja Labo Dahu" di Perantauan
- Mensos Kumpulkan Kepala Daerah Se-Sulsel, Pemkot Makassar Siapkan Digitalisasi Bansos
- 12 Coach Profesional Resmi Diluncurkan di Makassar, Hadirkan Pengalaman Coaching Langsung untuk Publik
- Eks Pimpinan DPRD Sulsel Klarifikasi Pemanggilan Kejati Sulsel soal Kasus Korupsi Bibit Nanas
Sebagai Personal Power Coach, Radhiya berfokus mendampingi perempuan melalui proses self discovery dan self awareness. Ia percaya bahwa potensi terbesar seseorang tidak hilang, tetapi sering kali tertutup oleh keraguan, ketakutan, dan pengalaman hidup yang tidak disadari.
Dalam setiap proses pendampingannya, Radhiya menggabungkan pendekatan reflektif dan terstruktur dengan berbagai tools pengenalan diri seperti MBTI, DISC, serta eksplorasi nilai hidup. Bukan untuk memberi label, tetapi untuk membantu klien melihat pola dirinya dengan lebih jujur dan utuh.
Baginya, coaching bukan tentang memberi jawaban.
Melainkan tentang membantu seseorang menemukan jawabannya sendiri.
“Ketika seorang perempuan mulai mengenal dirinya, cara dia melihat hidup akan berubah. Cara dia mengambil keputusan berubah. Bahkan cara dia menghargai dirinya juga berubah,” tambahnya.
Perjalanan ini menjadi titik baru bagi Radhiya—menggabungkan pengalaman panjangnya di dunia kreatif dengan pendekatan coaching yang lebih mendalam dan transformatif.
Ke depan, ia berkomitmen menghadirkan lebih banyak ruang aman bagi perempuan untuk berhenti sejenak, melihat ke dalam dirinya, dan bertumbuh dengan lebih sadar.
Karena bagi Radhiya, pemberdayaan perempuan tidak selalu dimulai dari luar.
Tetapi dari satu langkah sederhana—
berani mengenal diri sendiri.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
