Pemkot-DPRD Kota Palopo Resmi Sahkan Ranperda Perubahan APBD 2020

Terkini.id, Palopo – Ranperda perubahan APBD tahunan anggaran 2020 disetujui untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah Kota Palopo. 

Hal itu setelah Wali Kota Palopo, Drs H Muh Judas Amir MH ,bersama Ketua DPRD kota Palopo menandatangani Keputusan Bersama DPRD Kota Palopo dan Wali kota Palopo Nomor : 2/DPRD/IX/2020 – Nomor : 360/IX/2020 tentang Persetujuan Terhadap Rancangan Peraturan Daerah Tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan  belanja Daerah Tahun Anggaran 2020 untuk Ditetapkan Menjadi Peraturan Daerah Kota Palopo.
 
Penandatanganan keputusan bersama itu digelar dalam rapat paripurna, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Paripurna dprd kota palopo, Rabu, 30 September 2020.

Sebelumya, Baharman Supri, menyampaikan laporan pembahasan badan anggaran (banggar) dprd mengungkapkan bahwa Pembahasan itu merupakan sebuah bentuk kemitraan dan sinergitas DPRD dan pemerintah daerah guna memberikan yang terbaik bagi seluruh masyarakat Kota Palopo. 

Rancangan perubahan APBD telah dijabarkan dalam rencana kerja dan anggaran perubahan pada masing masing perangkat daerah dengan mengacu pada kesepakatan kebijakan umum perubahan anggaran APBD/KUPA serta prioritas platform anggaran sementara (PPAS) perubahan anggaran APBD tahun 2020 yang telah dirapatkan dan ditandatangani bersama dalam nota kesepakatan pemerintah daerah dan DPRD Kota Palopo pada tanggal 22 September 2020.

Sementara itu, Wali Kota palopo, di awal sambutannya pada kesempatan itu mengajak untuk membaca Iqra (bacalah), bahwa kehadiran kita semua, masing masing punya kapasitas yang berbeda dengan tujuan tidak lain adalah mengimplementasikan peraturan perundang undangan. 

Menarik untuk Anda:

Pada kesempatan tersebut juga, wali kota menyampikan bahwa dalam waktu dekat, akan digelar diskusi besar dengan para anggota DPRD, tokoh masyarakat dan pejabat pemerintah kota Palopo.

Menurut Wali Kota, diskusi itu akan menghadirkan tokoh politik dinegeri ini, yang bisa memberikan semangat dan pemahaman yang mendalam, yang bisa menjadi rujukan terkait pelaksanaan tugas tugas kita. 

“Kita berharap, dengan diskusi itu, bisa menyatukan pemikiran kita. Sehingga palopo akan cerdas, tokoh masyarakatnya cerdas, pemerintahnya cerdas dan anggota dprd nya lebih cerdas lagi,” ungkap walikota. 

“Kita akan diskusi mengenai banyak hal sehingga bisa lebih mempersatukan kita. Kita sudah bersatu tapi kita ingin lebih bersemangat lagi untuk lebih meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat kita,” lanjutnya. 

Rapat Paripurna yang dipimpin ketua DPRD, Dr Hj  Nurhaenih, didampingi Wakil Ketua I, Abdul Salam, dan diikuti anggota dprd kota palopo itu dihadiri pula Asisten serta kota palopo. Pimpinan perangkat  daerah kota palopo juga mengikuti rapat paripurna secara virtual.

Terkini.id, Jakarta — Pemimpin Armenia maupun Azerbaijan menolak usulan pembicaraan damai yang diserukan berbagai negara. Kedua negara hingga saat ini masih saling tuduh sebagai pihak yang menghalangi negosiasi atas wilayah separatis Nagorno-Karabakh.
Presiden Azerbaijan Ilkham Aliyev mengatakan kepada saluran TV Rusia, Rossia 1 bahwa negaranya telah berkomitmen untuk merundingkan resolusi tetapi Armenia menghalangi proses tersebut.

“Perdana menteri Armenia secara terbuka menyatakan bahwa Karabakh adalah (bagian dari) Armenia, titik. Dalam hal ini, proses negosiasi seperti apa yang dapat kita bicarakan,” kata Aliev dilansir dari Associated Press, Rabu 30 September 2020.

Dia menambahkan, sesuai dengan prinsip-prinsip dari kelompok Minsk, maka untuk menyelesaikan konflik Nagorno-Karabakh, wilayah ini seharusnya dipindahkan ke Azerbaijan.

Grup Minsk yang didirikan pada 1992 adalah Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama Eropa.

Sementara itu, Perdana Menteri Armenia, Nikol Pashinyan mengatakan sangat sulit untuk berbicara tentang negosiasi ketika operasi militer sedang berlangsung di wilayah tersebut.

Lihat juga: Armenia Klaim Jet Tempur Ditembak, Azerbaijan-Turki Membantah
Dia meminta Azerbaijan untuk segera mengakhiri agresinya terhadap Nagorno-Karabakh dan Armenia. Ia pun menganggap serangan yang dilakukan Azerbaijan sebagai ancaman eksistensial bagi Armenia.

“Pada dasarnya kami menganggapnya sebagai perang yang diumumkan kepada rakyat Armenia,” ujar dia.

Pada Minggu, Kementerian Pertahanan Nagorno-Karabakh melaporkan 84 prajurit tewas akibat perang, di sisi lain Aliyev mengatakan 11 warga sipil negaranya tewas akibat perang di wilayah tersebut.

Perang di wilayah sengketa ini bermula pada Sabtu (26/9). Komunitas internasional telah mendesak Armenia dan Azerbaijan melakukan perbincangan damai.

Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif–yang negaranya berbatasan langsung dengan Azerbaijan dan Armenia menyerukan agar permusuhan antara kedua negara segera diakhiri dan mendesak dialog perdamaian.

“Kami menyerukan diakhiri segera permusuhan dan mendesak dialog untuk menyelesaikan perbedaan. Tetangga kami adalah prioritas kami dan kami siap memberikan layanan yang baik untuk memungkinkan pembicaraan,” ucapnya.

Senada, Perdana Menteri Albania Edi Rama selaku ketua Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama di Eropa, meminta kedua pihak untuk menghentikan pertempuran.

Menteri Luar Negeri Rusia, beberapa waktu lalu juga dikabarkan tengah menjalin kontak intensif dengan kedua negara. Dia hendak mencoba menstabilkan situasi.

Nagorno-Karabakh ialah sebuah wilayah yang berada dalam Azerbaijan, namun memisahkan diri dan kini pemerintahannya dijalankan oleh etnis Armenia.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Pemkot Palopo Gelar Sosialisasi Roadmap Reformasi Birokrasi 2020-2024

Cegah Stunting, 10 Semua Kecamatan di Palopo Gelar Sosialisasi

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar