“Saya disampaikan bahwa Dinas Sosial butuh kendaraan operasional untuk melakukan jangkauan-jangkauan terhadap kegiatan sosial yang akan dilaksanakan,” tuturnya.
“Di bagian aset kita, ada beberapa mobil yang sebenarnya sudah lama tidak terpakai dan bisa dimaksimalkan dengan baik,” sambung Appi.
Munafri bahkan membuka peluang penambahan kendaraan jika masih terdapat aset serupa yang belum dimanfaatkan. Ia juga menegaskan, langkah ini seharusnya menjadi contoh bagi organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya.
“Kalau masih ada, saya akan coba cek, dan kalau ada lagi akan saya serahkan. Ini juga harus menjadi contoh bagi dinas-dinas lain untuk terus berinovasi, tidak selalu menunggu anggaran besar,” tegasnya.
Menurutnya, optimalisasi aset idle merupakan solusi cerdas dalam menghadirkan pelayanan publik yang efektif dan efisien.
- OJK Sulselbar Perkuat Akses Keuangan Nelayan dan UMKM Pesisir di Mamuju Tengah
- Prima Unggul Global Resmikan Kantor Agen di Sinjai Timur, Perluas Layanan Umrah dan Haji untuk Masyarakat
- Dugaan Perampasan Alat Kerja Wartawan di Jeneponto, Ketua IWO Sulsel, Ini Kejahatan Terhadap Kemerdekaan Pers
- Bersama Menhaj RI, Wali Kota Munafri Sambut Jemaah Haji Kloter 17 Debarkasi Makassar
- Pilu, Bocah di Bulukumba Menangis Histeris Ibunya Meninggal Terlindas Truk Tronton Pengangkut Ekskavator
Kendaraan-kendaraan yang telah dibranding oleh Dinas Sosial dinilai mampu menjawab kebutuhan lapangan, khususnya dalam penanganan persoalan sosial di Kota Makassar.
Meski demikian, Munafri juga mengingatkan pentingnya kesiapan teknis kendaraan agar operasional berjalan maksimal.
“Kalau mobil bekas memang harus disiapkan bengkelnya. Jangan sampai satu kali jalan, tiga kali mogok. Pastikan semuanya bisa berjalan dengan baik,” pesannya.
Dia optimistis, dengan sedikit perbaikan, kendaraan-kendaraan tersebut masih sangat layak digunakan.
Kehadiran armada operasional ini diharapkan dapat mempercepat penanganan berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
