Terkini.id, Makassar – Pemerintah Kota Makassar akan menyulap truk sampah Tangkasaki menjadi bus wisata yang akan digunakan secara gratis.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar, Mario Said, menuturkan modifikasi truk tersebut akan segera dilakukan.
Hal itu, kata Mario, berdasarkan instruksi dari Penjabat Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin.
Kendati demikian, kekhawatiran terkait tak layaknya kondisi kendaraan truk sampah untuk memuat wisatawan tetap ada. Untuk itu, Mario mengatakan pihaknya akan melakukan pengecekan terlebih dahulu.
Menurutnya, truk sampah Tangkasaki yang umumnya digunakan mengangkut sampah memiliki kondisi yang layak. Rencananya, sebanyak 3 truk sampah akan dimodifikasi.
- Siap-siap! Polresta Beri Sinyal Tetapkan Tersangka Baru Kasus Pungli Perizinan di Pemkab Gowa
- BOD Safety Walkdown Perkuat Budaya Keselamatan, PLN UID Sulselrabar Resmikan HSSE Control Center
- Mahasiswa KKN Unhas Dampingi 15 UMKM Miliki Identitas Digital melalui Google Maps di Desa Bontomanai
- Pemkab Bulukumba Dukung Aspirasi Pemanfaatan Lahan Eks HGU Lonsum untuk Kepentingan Masyarakat
- 10 Ribu Muslimah Ramaikan Salam Indonesia di Makassar, Wali Kota Soroti Pentingnya Ketahanan Keluarga dan Ekonomi
“Saya kira pasti dilihat memang kondisi mobil sampah yang bagus, kan mobil sampah yang Tangkasa itu kan lumayan bagus. tapi itu mungkin itu baru mau dicoba dulu 3 dulu,” ujar Mario, Senin, 31 Agustus 2020.
Kapasitas pengangkutan truk untuk manusia, kata Mario, mampu mengangkut sekitar 20 orang. Terlebih, kata dia, bisa menampung lebih banyak bila fasilitas untuk penumpang yang berdiri pun disediakan.
“Kapasitasnya kalau bus bus 3/4 kan paling 22-24, begitu truk sampah, sekitar itu, tapi kan ada yang duduk, ada yang berdiri kalau memang begitu,” imbuhnya
Sementara untuk penyediaan bus wisata lainnya, Mario menyebutkan terdapat 2 kendaraan bantuan.
Ini berasal dari Pemprov Sulsel yang didapatkan bantuan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
“Mungkin ada dulu 2, dari provinsi. Bukan Damri, ada bantuan dari kementerian, bukan BRT karena BRT itu Damri. Ini langsung dari kementerian,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
