Pemkot Tekankan Data Penerima Pasar Murah Parepare Sasar Terdampak Covid-19

Terkini.id, Parepare – Di tengah pandemi Covid-19 Pemerintah Kota Parepare menyalurkan banyak bantuan bagi masyarakat khususnya bagi mereka yang terdampak.

Selain bantuan paket sembako, pemerintah kota Parepare juga memudahkan masyarakat dengan kebijakan melalui subsidi pasar murah.

Pasar murah Pemerintah Kota Parepare melalui Kantor Dinas Perdagangan sudah tahap ke dua selama bulan suci Ramadan di tengah pandemi virus Corona.

Baca Juga: Sekprov Sulsel Serahkan Penghargaan Keterbukaan Informasi ke Wali Kota Parepare

Sekretaris Disdag Parepare, Hj St Rahma Amir mengungkapkan, paket sembako pasar murah tahap kedua ini tidak berbeda dengan tahap pertama yakni tujuh komoditas yang disubsidi, harganya murah di bawah HET.

Tujuh komoditi yang disubsidi itu adalah beras 5 kg dengan nilai subsidi Rp5.000/kg, gula pasir 3 kg subsidi Rp6.000/kg, minyak goreng 2 liter subsidi Rp4.000/liter, susu 1 kaleng subsidi Rp3.500/kaleng, minuman 1 botol subsidi Rp3.000/botol, mi instan 13 bungkus subsidi Rp1.000/bungkus, dan telur 15 butir subsidi Rp500/butir.

Baca Juga: Plt Gubernur Sulsel Akui Taufan Pawe Sebagai Kepala Daerah Inovatif

“Kalau diratakan nilai subsidi satu kupon Rp78 ribu,” ucap Rahma.

Dia menjelaskan, sasaran pasar murah adalah warga yang terdampak langsung Covid-19 secara ekonomi.

“Seperti pekerja informal, buruh harian, pedagang kaki lima, pengemudi ojek, tukang becak, sopir angkot, pekerja formal yang di-PHK-kan, bukan penerima PKH, Rastra atau penerima bantuan lainnya,” papar Rahma.

Baca Juga: Plt Gubernur Sulsel Akui Taufan Pawe Sebagai Kepala Daerah Inovatif

Untuk memastikan pasar murah itu efektif, lanjut Rahma, pihaknya melakukan pendataan langsung dari Kelurahan.

“Datanya dari kelurahan, dan kami pastikan tepat sasaran,” tandas Rahma.

Seperti yang diketahui, tahap kedua pasar murah dimulai 8 Mei 2020 lalu dan menyasar 3.039 kepala keluarga (KK) dari total 11 ribu KK yang menjadi sasaran di 22 kelurahan di Parepare.

“Operasi Pasar Murah tahap kedua mulai dilakukan di Kecamatan Ujung dan Kecamatan Bacukiki Barat. Sedangkan Kecamatan Bacukiki dan Soreang, sementara pendistribusian kupon,” ungkap Plt Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Parepare, H Laetteng.

Laetteng mengatakan, untuk menghindari perkumpulan banyak orang, penyaluran paket sembako yang sudah dipesan warga lewat kupon diantar langsung ke rumah masing-masing.

“Tahap pertama ada 3.130 kupon yang disebar di 22 kelurahan, dan tahap kedua ini ada 3.039 kupon, dari total 11 ribu kupon untuk empat tahap,” papar Laetteng.

Sementara itu, Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe sebelumnya menyampaikan bahawa pasar murah ini untuk meringankan beban masyarakat khususnya yang terdampak pandemi Covid-19.

Dia menekankan agar pasar murah betul-betul memberikan manfaat terhadap masyarakat, terlebih di bulan suci ramadhan dimana masyarakat sangat membutuhkan.

Taufan Pawe menegaskan, dalam menyalurkan bantuan pemerintah kota Parepare tetap melakukan pengawasan sebagai bentuk transparansi.

Walikota bergelar doktor hukum itu mengatakan, kebijakan dan program pemerintahan yang dipimpinnya terus berupaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, meskipun itu terealisasi secara bertahap.

“Jadi utamanya menyangkut bantuan, kita tidak ingin ada masyarakat khususnya yang sangat membutuhkan tidak tersentuh,” bebernya.

“Program dan kebijakan pemerintah berorientasi pada peningkatan kesejahteraan rakyat. Kami tidak segan-segan menjatuhkan sangsi jika ada oknum yang bermain menyangkut masalah bantuan ini,” tutup Taufan Pawe.

Bagikan