Pemred Suaradotcom: Bahaya Kalau Jurnalis Tidak Belajar AI

Pemred Suaradotcom: Bahaya Kalau Jurnalis Tidak Belajar AI

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkini, Makassar – Pemimpin Redaksi Suara.com, Suwarjono menegaskan pentingnya peran kecerdasan buatan atau AI dalam mendukung kerja-kerja jurnalistik di masa kini.

Di tengah disrupsi yang terjadi di industri media, AI justru harus dijadikan solusi untuk membuat produk produk jurnalistik bisa lebih presisi dan lebih bisa dipahami oleh publik.

“Jurnalisme tidak akan dimatikan oleh AI, tapi bahaya kalau jurnalis tidak belajar AI atau teknologi. Media kalau tidak adaptasi dengan teknologi, itu bahaya terbesar,” ungkap dia saat membuka Pelatihan AI Tools for Journalist yang digelar di Makassar pada Senin-Selasa (2-3) Februari 2026.

Pemred Suaradotcom: Bahaya Kalau Jurnalis Tidak Belajar AI

Pelatihan tersebut didukung penuh oleh Google News Initiative (GNI) dan merupakan hasil kolaborasi dengan Suara.com dan Local Media Community (LMC).

Program ini telah dimulai sejak awal Desember 2025 melalui Training of Trainers (TOT) yang melibatkan belasan calon trainer dari berbagai media lokal di Indonesia.

Pemred Suaradotcom: Bahaya Kalau Jurnalis Tidak Belajar AI
Baca Juga

Setelah sebelumnya digelar di Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya, Makassar menjadi salah satu kota penting dalam rangkaian pelatihan tersebut.

Pelatihan dirancang untuk memperkuat kapasitas jurnalis dalam menghadapi tantangan era digital, mulai dari verifikasi digital tingkat lanjut, liputan investigasi, hingga pemanfaatan AI generatif secara bertanggung jawab.

Pemred Suaradotcom: Bahaya Kalau Jurnalis Tidak Belajar AI

Sejumlah tools diperkenalkan, seperti Google Trends untuk membaca arah isu, alat verifikasi gambar dan video, Gemini, hingga perangkat riset mendalam seperti Pinpoint dan NotebookLM.

Bagi peserta, pengalaman belajar ini membuka perspektif baru termasuk bagi jurnalis muda yang berasal dari kampus.

Andin, peserta dari Pers Mahasiswa Identitas Universitas Hasanuddin Makassar mengaku awalnya cukup skeptis terhadap AI. Karena aturan di pers mahasiswa yang melarang penggunaan AI secara langsung dalam produksi karya jurnalistik.

Pemred Suaradotcom: Bahaya Kalau Jurnalis Tidak Belajar AI

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.