Pemuda yang Bunuh Begal Batal Dituntut Seumur Hidup, Hotman Ajak Jaksa Agung Ngopi

Terkini.id, Makassar – Hotman Paris memberi kabar baik tentang ZA, siswa SMA Malang yang didakwa karena membunuh begal untuk melindungi pacarnya.

Pengacara kondang itu mengungkapkan, Jaksa batal menuntut ZA hukuman seumur hidup. Dia pun mengajak Jaksa Agung ngopi bareng.

ZA diungkapkan Hotman tidak akan dituntut penjara seumur hidup.

Seperti diketahui, Jaksa sebelumnya merencanakan untuk menuntut ZA hukuman Pasal 340 KUHP yakni penjara seumur hidup atau hukuman mati.

Kini Jaksa Agung menyampaikan bahwa pihaknya tidak akan menuntut hukuman seumur hidup tersebut. Hotman pun senang mendengar kabar itu.

“Bapak Jaksa Agung yang berjanji tidak akan menuntut hukuman seumur hidup, terhadap pemuda yang membunuh pemuda begal yang hendak memperkosa pacarnya. Yang semula didakwa dengan 340 KUHP pidana,” jelas Hotman melalui akun media sosialnya.

Atas kebijaksanaan Burhanuddin, Hotman pun menyampaikan terima kasih.

“Terima kasih kepada bapak Jaksa Agung,” jelas Hotman.

“Bapak jaksa Agung telah berjanji akan menuntut mengembalikan pemuda tersebut kepada orangtuanya karena memang dia membela kehormatan pacarnya,” tambahnya.

Lantaran telah memberikan keadilan kepada pemuda bunuh begal di Malang, Hotman mengundang Burhanuddin untuk mampir ke Kopi Johny.

Bukan hanya sekedar menikmati secangkir kopi, tetapi juga mendengarkan ribuan keluh kesah para pencari keadilan di sana.

“Terima kasih kepada bapak Jaksa Agung diundang ke Kopi Johny,” ungkap Hotman.

“Datanglah ke Kopi Johny agar melihat penderitaan ribuan rakyat, saya tidak mencari popularitas karena saya sudah super populer. Salam Hotam Paris,” tutup dia lagi.

Ajak Pengacara Bertemu Hotman

Sebelumnya, Hotman yang mengetahui tentang kasus tersebut berjanji untuk membantu kuasa hukum pemuda bunuh begal di Malang.

Dirinya mengajak kuasa hukum pemuda bunuh begal di Malang itu untuk bgertemu dan konsultasi dengannya di Jakarta.

Sebab, tidak hanya akan memberikan pencerahan atas kasus pemuda bunuh begal di Malang, Hotman berjanji akan menyuarakan kasus tersebut hingga tingkat nasional.

“Yok seluruh Rakyat bersuara! Mohon Tim Kuasa Hukumnya hub Hotman utk tukar pikiran!,” tulis Hotman

“Hotman tdk bisa ke Malang karena penuh sidang dan tv shooting tapi Hotman akan membawa issue ini ke forum nasional,” tambahnya.

Kronologi Kejadian

Peristiwa pemuda bunuh begal di Malang itu bermula ketika ZA dan sang pacar beboncengan melintasi sekitar ladang tebu di Desa Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang pada Minggu 8 September 2019 malam.

Ketika itu, ZA dan pacarnya dihadang oleh begal yang akan merampas barang serta motornya.

Namun, begal-begal tersebut ternyata juga menginginkan pacar ZA untuk melayani nafsu mereka.

“ZA Minggu malam sama pacarnya di areal tebu. Tiba-tiba didatangi oleh dua orang yang naik sepeda motor. Ceritanya mau dibegal.”

“Saya hanya punya ini (kata ZA kepada korban). Ya sudah kalau gitu pacarnya saya pakai tiga menit (kata korban kepada ZA). Sempat ada ucapan itu,” kata Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung dikutip dari Kompas.com, Rabu (11/9/2019).

Karena tak terima, ZA pun mengambil pisau di jok motornya.

Baku hantam pun tak dapat dihindari hingga membuat seorang begal, Misnan, ditemukan tewas pada Senin (9/9/2019).

Ia kemudian ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian.

Pada Selasa (14/1/2020), ZA menjalai sidang di PN Kepanjen, Kabupaten Malang.

ZA didakwa dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

Atas dakwaan tersebut, ZA dikabarkan terancam hukuman seumur hidup.

Komentar

Rekomendasi

Dokter Sekaligus Komandan Penanganan Corona Jatim Ungkap Kelemahan Covid-19

Tanpa Gejala, Kepala Bandara Hasanuddin Makassar Positif Corona

Imbas Corona, Maskapai di Indonesia Terancam Bangkrut dan PHK Karyawannya

Beredar Video Satpam Terkapar di Pinggir Jalan, Ternyata Hipertensi Bukan Corona

Salut, Sejumlah Pemuda Beri Bantuan Uang untuk Tunawisma di Tengah Wabah Corona

Update Kasus Corona di Sulsel, 33 Positif, 4 Meninggal Dunia

Sempat Tulis Pesan untuk Jokowi, Satu Jurnalis PDP Corona Meninggal Dunia

Badan Gemetar dan Tak Sadarkan Diri, Pria Ini Dievakuasi Petugas Medis Corona

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar