Pendeta Gilbert Sebut Dukun hingga Paranormal Bertentangan dengan Iman, Husin Shihab: Pawang Tuhan nih Kayaknya?

Pendeta Gilbert Sebut Dukun hingga Paranormal Bertentangan dengan Iman, Husin Shihab: Pawang Tuhan nih Kayaknya?

R
R
Resty
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Ketua Cyber Indonesia, Husin Shihab menanggapi Pendeta Gilbert Lumoindong yang menyebut dukun, peramal, hingga paranormal bertentangan dengan iman dan Pancasila.

Husin Shihab menyindir bahwa Pendeta Gilbert Lumoindong sepertinya adalah Pawang Tuhan.

“Pawang Tuhan nih kayaknya? (emoji tertawa),” kata Husin Shihab melalui akun Twitter pribadinya pada Jumat, 1 April 2022.

Adapun dalam cuitan yang ditanggapi Husin Shihab, Pendeta Gilbert menegaskan bahwa sebagai hambah, ia tidak bisa berkompromi dengan dukun, peramal, dan paranormal.

Pendeta Gilbert mengaku hanya bertoleransi dengan agama-agama resmi yang diakui di Indonesia.

Baca Juga

“Saya adalah hamba Tuhan… Maaf saya tidak bisa kompromi. Saya sangat bertoleransi dengan agama-agama resmi yang diakui di Indonesia,” kata Pendeta Gilbert pada Kamis, 31 Maret 2022.

“Tapi maaf dukun, peramal serta paranormal bertentangan dengan iman dan pancasila, jadi dengan segala kerendahan hati saya mohon dimaafkan, jika saya tidak bisa kompromi!!” sambungnya.

Ditelusuri Terkini.id di kolom komentar, beberapa netizen menangkap bahwa pernyataan Pendeta Gilbert itu berkaitan dengan pernyataannya soal Pawan Hujan beberapa waktu yang lalu.

Dilansir dari Republika, Pendeta Gilbert memang sempat menentang keras adanya pawang hujan di Sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Minggu, 20 Maret 2022.

Pendeta Gilbert menyebut bahwa Indonesia adalah bangsa yang sudah maju.

Oleh karena itu, ia menilai bahwa sudah menjadi tugas para ustaz, kiai, dan pendeta untuk terus mengingatkan kepada setiap orang untuk bersikap rasional.

Jika memang sakit, ia menyarankan agar masyarakat berdoa atau pergi ke ahlinya atau pergi kepada ahlinya sambil berdoa.

“Tapi bukan meminta tolong dengan mantra-mantra, tenungan-tenungan, roh-roh kegelapan seperti ini. Karena kita semua percaya that developer never work for free, setan itu gak pernah kerja gratis,” katanya.

Pendeta Gilbert juga memohon kepada RI 1 agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Ia tidak ingin ada darah tertumpah di Indonesia gara-gara bangsa ini menggunakan pawang di hajatan internasional.

“Yang terhormat Bapak Presiden, Bapak ada di sana. Pak hentikan perbuatan-perbuatan seperti ini Pak,” kata Pendeta Gilbert.

Ia menyebut bahwa kutuk iblis akan terus meminta darah. Sehingga, lanjutnya, jangan kaget jika bangsa ini akan terus ada tertumpah.

“Kenapa? karena ada kutuk di balik meminta tolong apalagi di satu bangsa ya kan ini acara internasional seperti ini berarti bangsa yang meminta tolong, ini bukan hanya satu orang yang minta tolong,”tegas Pendeta Gilbert.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.